10:54 am - Jumat, 31 October 2014

Perbedaan Rahasia Dagang dan Desain Industri


Dr. Frans H. Winarta, S.H., M.H.

Pertanyaan :

Salam kenal kepada pengasuh rubrik ini, nama saya Jerry Wongso.  Saya ada pertanyaan seputar HKI. Apakah perlindungan hukum pemegang rahasia dagang sama dengan perlindungan hukum yang diperoleh pemegang desain industri? Kebetulan pekerjaan ada kaitannya dengan masalah ini. Terima kasih.

Jerry Wongso
Gading Kirana, Jakarta

Jawaban :

Obyek perlindungan hukum yang diberikan oleh Undang-Undang No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang (UURD) berbeda dengan Undang Undang No. 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri (UUDI).  Secara umum, perbedaaanya adalah sebagai berikut:

UURD mengatur tentang Rahasia Dagang, yaitu informasi yang dianggap rahasia di bidang teknologi dan/atau bisnis. Perlindungan itu sendiri secara otomatis diberikan terhadap informasi yang dianggap rahasia tersebut sepanjang informasi tersebut bersifat rahasia, mempunyai nilai ekonomis dan dijaga kerahasiaannya melalui upaya sebagaimana mestinya. Sehingga hak rahasia dagang tidak memiliki jangka waktu perlindungan.  Sepanjang kriteria informasi tersebut dipertahankan maka perlindungan rahasia dagang tetap berlaku terhadap informasi tersebut.

Suatu informasi dianggap rahasia apabila hanya diketahui oleh pihak-pihak tertentu saja, misalnya informasi perusahaan yang hanya diketahui oleh direktur dari perusahaan tersebut.

Suatu informasi dianggap mempunya nilai ekonomis apabila dapat dijalankan untuk kegiatan atau usaha yang bersifat komersial atau dapat meningkatkan keuntungan secara ekonomi, misalnya daftar klien, daftar supplier barang dari suatu perusahaan, dsb, yang karena informasinya bersifat detail dapat memberikan keuntungan ekonomis dari suatu perusahaan.

Suatu informasi dianggap dijaga kerahasiaannya apabila pemiliknya telah melakukan langkah-langkah yang layak atau patut misalnya suatu formula makanan disimpan dalam suatu safe deposit box begitu juga dengan pembuatan perjanjian kerahasiaan antara perusahaan dengan karyawannya atau pihak ketiga.

Hak atas Rahasia Dagang meliputi hak untuk menggunakan sendiri rahasia dagangnya dan hak untuk memberikan lisensi kepada atau melarang pihak lain untuk menggunakan atau mengungkapkan rahasia dagang tersebut kepada pihak ketiga untuk kepentingan komersial.
Sedangkan UUDI mengatur  perlindungan terhadap suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, komposisi garis, warna atau kombinasinya dalam bentuk dua atau tiga dimensi yang mempunyai nilai estetis yang dapat dipakai untuk menghasilkan suatu  produk barang, komoditas industri atau kerajinan tangan.  Berbeda dengan UURD, perlindungannya diperoleh hanya dengan melalui pendaftaran kreasi tersebut ke kantor Desain Industri (Ditjen HKI).

Hak Desain Industri hanya diberikan untuk suatu Desain Industri yang baru. Pemegang hak atas suatu Desain Industri berhak untuk melaksanakan hak Desain Industri yang dimilikinya dan melarang orang lain yang tanpa izinnya membuat, memakai, menjual, mengimpor, mengekspor dan/atau mengedarkan barang yang diberi hak desain industri.   Hak Desain Industri ini memiliki jangka waktu terbatas yaitu hanya 10 tahun dan tidak bisa diperpanjang.

Filed in: Konsultasi, Konsultasi Hukum

No comments yet.

Leave a Reply