Margareta Astaman, Duta Seni Indonesia Europalia-Indonesia Arts Festival 2017

2017-12-13 14:15:04
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Margareta Astaman. (Istimewa)

KIPRAHNYA di jagat literasi dan jurnalistik membawa Magareta Astaman menjadi duta seni Indonesia dalam Europalian-Indonesia Arts Festival 2017 di Netherla

Kiprah sukses Margareta Astaman dijagat literasi dan jurnalistik membawa dirinya masuk kurasi menjadi duta seni Indonesia dalam perhelatan Europalia-Indonesia Arts Festival 2017 di Netherland dan Belgia.

Kelahiran 14 Desember 1985 ini bakal tampil di Amsterdam dan Brussel. Buku-buku karya best sellernya antara lain: Have a Sip of Margarita, Cruise on You, After Orchard, Excuse-Moi, Freshgraduate Boss, dan Stalking Indonesia.

Margie sapaan akrab dari Margareta Astaman dikenal sebagai pengarang buku-buku laris, blogger populer dan pengusaha muda. Dia juga aktif menuliskan gagasan tentang identitas, perempuan, dan masalah urban di blog pribadinya.

Perempuan yang lahir dari keluarga Tionghoa ini menempuh studi jurnalisme di Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Dia tertarik pada dunia jurnalistik, pekerjaan yang memungkinkannya jalan-jalan gratis, kalau bisa dapat bayaran.

Setelah lulus, Margie mencicipi pengalaman jadi pegawai kantoran, antara lain sebagai Country Editor untuk MSN Indonesia, Assistant Vice President untuk Multiply, dan Chief Content Officer untuk IYAA.com.

Margie yang dibesarkan di Jakarta, baru menyadari tentang indentitasnya Tionghoa, pasca kerusuhan 1998. Pasalnya, sebagai Tionghoa dia berasimilasi dengan budaya lokal. Dia yakin justru keragaman latar belakangnyalah yang membangun identitasnya.