Sheryl Sheinafia Mainkan Peran Lebih Emosional

2017-08-31 09:58:40
Editor : Azis Faradi | Reporter : Hendro Wibowo
Sheryl Sheinafia (Istimewa)

NAMANYA Sheryl Sheinafia, aktris muda. Mulai merambah dunia peran, setelah sukses sebagai musisi. Dalam film terbaru, mainkan peran lebih emosional.

Sheryl Sheinafia seorang penyanyi muda di balantika musik Tanah Air. Sukses dengan dunia Tarik suara, ia merambah dunia perfilman, bermain untuk karakter yang berbeda-beda. Dalam film teranyar, ia kebagian mainkan peran sebagai sosok yang lebih emosional.

Dalam film sebelumnya yang berjudul Galih dan Ratna, kelahiran Jakarta pada 4 Desember 1996 ini memainkan peran sebagai gadis kalem dan lembut. Akan tetapi, di film terbaru berjudul The Underdogs, karater yang dibawakan jauh berbeda.

“Karakter aku dalam film ini jauh berbeda dengan sebelumnya. Dulu kalem, kini karakterku lebih ke judes banget. Rata-rata mukaku datar semua di film ini. Agak sulit  juga untuk berperan seperti itu di antara orang-orang yang emang lucu-lucu semua kayak komedian semua,” katanya kepada Indochinatown.com di Yogyakarta.

Film yang terbaru ini menceritakan tentang 4 sahabat yang kurang dianggap di sekolahnya. Terdiri dari Sheryl, Babe Cabita, Brandon Salim dan Jeff Smith. Keempat sahabat ini mencoba mencari eksistensi lewat dunia maya.

“Kami temanan dari SMA sampai kuliah. Kami nggak bias punya teman baru. Kami sadari saat kuliah.  bikin channel YouTube dengan judul Underdogs,” tambahnya.

Di Film tersebut, gadis dengan bapak Tionghoa dan ibu campuran Madura-Surakarta ini bermain sebagai Eli. “Satu-satunya cewek di dalam Underdogs dan Eli itu nggak bisa bergaul sama temen-temen cewek. Jadi teman-teman Eli ya tiga cowok di Underdogs itu. Kan ada beberapa cewek yang mungkin sulit untuk bergaul sama teman-teman cewek lain,” jelasnya.

Dalam peran baru itu, berbagai persiapan dilakukan oleh Sheryl. “Di antaranya adalah nemahami dunia YouTube, karena pada awalnya aku basicnya kan musisi. Di sini peran aku lebih emosional. Peranku di sini sebagai penengah di antara persahabatan.”

Ia banyak melakukan persiapan, termasuk mencari tahu bagaimana menjadi orang yang dekat dengan YouTuber. “Jadi youtuber.”

Dia melihat pesan yang ingin disampaikan dalam film tersebut adalah tentang kekeluargaan dan persahabatan.