Air China Operasikan Airbus A330 di Bandara Soekarno-Hatta

2017-09-27 13:14:23
Editor : Admin | Sumber : Infonitas
Persemian perubahan maskapai Air China jenis Airbus A330 di Bandara Soekarno-Hatta. (Istimewa)

Maskapai anyar Air China jenis Airbus A330 di Bandara Soekarno-Hatta, untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing ke Tanah Air, terutama dari Tiongkok.

Maskapai penerbangan Air China mengubah jenis pesawatnya untuk melayani penumpang dari Tiongkok tujuan Jakarta dan sebaliknya, dengan mengoperasikan tipe pesawat udara Airbus A330 di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Sebelumnya, maskapai penerbangan nasional Tiongkok tersebut menggunakan tipe pesawat jenis B737-800. Pesawat Airbus A330 merupakan jenis pesawat terbang jet sipil komersial bermesin ganda (twinjet) jarak tempuh menengah hingga jauh dengan kapasitas besar.

Untuk pertama kalinya, pesawat Airbus A330 yang melayani rute penerbangan Jakarta – Beijing ini, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Selasa, 26 September 2017 malam.

"Ini merupakan penerbangan perdana Air China menggunakan pesawat jenis Airbus A330. Kita menyambut pesawat tersebut dengan water salute karena mendatangkan penumpang lebih banyak ke Bandara Soekarno-Hatta," kata Sugeng Haryadi, Airport Operation Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara Tenaga Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Udara Kementerian Pariwisata Robert D. Waloni mengatakan, dengan perubahan jenis pesawat yang dilakukan Air China tersebut akan mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

"Mulai hari ini Air China menggunakan jenis pesawat Airbus A330 seri 300 dengan jumlah seat hampir 300, jadi ada kenaikan hampir 100 persen jumlah penumpang dari jenis pesawat yang sebelumnya digunakan," kata Robert.

Menurut Robert, perubahan jenis pesawat yang dilakukan oleh Air China tersebut sangat mendukung program pemerintah untuk mencapai target wisman mencapai 15 juta pada 2017. Maskapai tersebut merupakan pesawat terbesar di Tiongkok.

"Hal ini sangat penting karena kita ada target dari bapak presiden tahun ini kita harus mencapai 15 juta wisatawan mancanegara dan pada tahun depan 17 juta Wisman. Dan wisman dari Tiongkok sangat penting karena pasar Tiongkok itu sangat besar mereka itu sangat diharapkan untuk bisa datang ke Indonesia," ujarnya.

Sehingga kata Robert,  pariwisata Indonesia bisa  tumbuh sesuai dengan yang diharapan dan dapat meningkatkan pendapatan negara melalui devisa.

Pesawat serupa juga sudah digunakan beberapa maskapai yang penerbangannya terjadwal dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta, seperti Garuda Indonesia, Cathay Pacific, Etihad Airways, Lion Air, dan Air Asia X.