Alat Berat Buatan Tiongkok Siap Serbu Pasar Indonesia

2017-09-08 15:58:43
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Ilustrasi pameran alat berat buatan Tiongkok di Indonesia. (Istimewa)

BERAGAM alat berat buatan Tiongkok telah bersiap ikut pameran konstruksi. Ingin serbu pasar Indonesia, karena proyek infrastruktur yang makin banyak.

Perusahaan alat berat buatan Tiongkok akan unjuk kualitas teknologinya  di ajang Construction Indonesia 2017. Beberapa produsen asal Negeri Tirai Bambu telah menyatakan siap serbu pasar Indonesia.

Pameran industri terbesar di Indonesia yang akan berlangsung di Jakarta International Expo, Kemayoran dari 13 sampai 16 September 2017 ini akan jadi ajang pertaruhan kualitas produk alat berat.

SANY Group, salah satu produsen alat berat dari Tiongkok yang akan ikut pameran, siap unjuk 19 unit alat berat. Ada excavator, rig pengeboran, wheel loader, crawler crane, mobile crane, mesin beton dan mesin jalan.

Ekskavator itu untuk konstruksi kota, kehutanan, pekerjaan pertambangan berat. Cocok untuk kebutuhan pasar Indonesia yang sedang gencar bangun infrastrukutur. Bahkan, perusahaan milik Liang Wengen ini telah mengundang 300 pelanggannya dari Kalimantan, Sulawesi dan Jakarta.

Liang menganggap Indonesia sebagai pasar utama alat berat di luar negeri. Ketika kunjungan ke Indonesia pada tahun 2016, dia mengungkapkan Indonesia adalah pasar paling potensial untuk alat berat di Asia.

Selama ini SANY telah terlibat dalam beberapa proyek, seperti Morowali Tsingshan Industrial Park, perluasan pelabuhan Jakarta dan pembangkit listrik di Jawa.

Sementara berkaitan dengan pasar di Tiongkok, diprediksi penjualan alat berat akan mengalami peningkatan hingga 50 persen atau menjadi 120.000 pada akhir 2017. Kenaikan itu dari tahun 2016.

Data dari China Construction Machinery Association (CCMA) penjualan excavator mencapai 82.725 unit selama Januari sampai Juli 2017. Terserap di pasar dalam dan luar negeri. Angka ini mengalami kenaikan 101,3 persen dari tahun 2016. Tiongkok melihat peningkatan penjualan itu, karena permintaan yang kuat.