Jawab Aksi Amazon, Alibaba Akuisisi Saham Sun Art

2017-11-21 13:41:20
Editor : Utami Sulistiowaty | Sumber : DBS
Ilustrasi - Alibaba. (Istimewa)

ALIBABA akuisisi 36 persen saham Sun Art, Operator hypermarket terbesar di Tiongkok. Akuisisi ini jawaban Alibab atas aksi yang dilakukan Amazon.

Pada awal 2017, Amazon mengakuisisi peritel Whole Foods sebesar US$ 14 miliar untuk melebarkan sayap ke sektor ritel offline. Tak ingin kalah, raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba pun mengakuisisi 36 persen saham operator hypermarket terbesar di Tiongkok, Sun Art sebesar US $ 2,9 miliar.

Akuisisi ini memberikan Alibaba akses ke pasar makanan ritel Tiongkok. Sun Art mengoperasikan lebih dari 400 cabang di Tiongkok. Diperkirakan pasar ini memiliki potensi US$ 500 miliar.

Daniel Zhang, Direktur Eksekutif Alibaba mengatakan, toko fisik memiliki peran tak tergantikan dalam perjalanan konsumsi masyarakat. “Itu perlu dibantu teknologi berbasis data dan layanan yang lebih berbasis konsumen dalam ekonomi digital,” katanya seperti dilansir BBC, Senin (20/11).

Alibaba berencana mengintegrasikan bisnis online dan offline-nya tanpa perlu membangun toko sendiri, sehingga mengakuisisi pemain yang sudah ada adalah pilihan yang jelas. Alibaba sendiri sudah menginvestasikan sebesar US$ 9,3 miliar di sektor offline sejak 2015.

Raksasa e-commerce itu menargetkan bisa meraih pendapatan hingga US$ 500 miliar dari sektor ritel. Pembelian saham Sun Art dinilai membawa dampak positif bagi Alibaba dan Sun Art sendiri.

Steven Kwok, Analis OC&C Strategy Consultants mengatakan jaringan distribusi Sun Art menguntungkan Alibaba. Sedangkan Sun Art mendapatkan berkah dengan keahlian Alibaba di jual beli online.

Kerja sama ini tak hanya menunjukkan kerja sama dua perusahaan besar, namun menunjukkan Tiongkok terdepan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa melupakan kenyamanan.