Jelang Imlek, Pemerintah Tiongkok Pesan 2.000 Ton Manggis dari Indonesia

Selasa, 23 Januari 2018 13:06:15
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Ilustrasi - Ekspor manggis. (Istimewa)

ADANYA kesepakatan ekspor buah manggis antara Tiongkok dan Indonesia pada 2017, jelang Imlek 2018 Pemerintah Tiongkok pesan manggis dari Indonesia.

Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2018, Pemerintah Tiongkok memesan buah manggis dari Indonesia sebanyak 2.000 ton. Permintaan ini terjadi menyusul adanya kesepakatan protokol ekspor buah manggis antara pemerintah Tiongkok dengan Indonesia pada 2017 lalu.

“Berdasarkan kesepakatan Tiongkok dengan Indonesia, mereka membutuhkan sekitar 2.000 ton selama musim panen buah manggis yakni menjelang Hari Raya Imlek,” ungkap Maman Suparman, Kepala Bidang Karantina Tumbuhan Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang.

Menurut Maman, hingga saat ini terdapat tujuh perusahaan packing house atau eksportir yang sudah layak dan didaftarkan ke Tiongkok. Oleh sebab itu, hanya tujuh perusahaan yang diperbolehkan melakukan ekspor langsung ke Tiongkok.

Meski demikian, proses pengawasan ekspor ribuan ton buah manggis melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tanggerang mulai diperketat.

Maman menjelaskan saat ini jajarannya telah meningkatkan pengawasan terhadap proses packaging atau pengemasan buah manggis yang akan diekspor ke Tiongkok. Mulai dari tahap pencucian hingga pengemasan.

Apabila dalam pemerikasaan masih ditemukan serangga atau pun telur serangga di bagian kelopak buah manggis, maka akan dikembalikan ke tahap awal yakni pencucian hingga quality control. Bahkan dalam pemeriksaan buah manggis ini, petugas menggunakan alat canggih yaitu microskop portable yang tersambung ke komputer.