Manfaatkan Artificial Intelligence, Alibaba Kembangkan Gerai Ritel Tak Berawak

2017-10-26 21:06:43
Editor : Porwanto | Sumber : DBS
Ilustrasi - Alibaba (Istimewa)

GERAI ritel tak berawak besutan Alibaba ini menunjukkan pemanfaatan teknologi artificial intelligence dalam menghubungkan gerai offline dan online.

Kembali, Alibaba, raksasa e-commerce Tiongkok membuat terobosan. Kali ini, perusahaan yang didirikan Jack Ma itu membuat gerai ritel tidak berawak di Tiongkok. Tao Café, nama sebuah kafe tanpa kasir tersebut. Kafe ini menunjukkan pemanfaatan teknologi big data atau Artificial Intelligence (AI) dalam menghubungkan gerai offline dan online guna memberikan pengalaman lebih kepada konsumen.

Dengan memindai kode QR pada aplikasi Taobao dipintu masuk toko, setiap konsumen akan dimonitor melalui sejumlah kamera yang berada di gerai tersebut. konsumen pun tak perlu melakukan pembayaran di kasir setelah selesai berbelanja. Pembayaran terjadi secara otomatis melalui ponsel saat konsumen keluar pintu. Sehingga, konsumen tidak perlu mengantri untuk melakukan pembayaran.

Uji coba teknologi ini dilakukan di Taobao Maker Festival di Hangzhou, Tiongkok pada Juli lalu. Festival yang memasuki tahun kedua ini merupakan hajatan tahunan yang diselenggarakan oleh Alibaba.  

Chris Tung, Chief Marketing Officer Alibaba Group mengatakan, dengan uji coba teknologi AI ini bukan berarti perusahaannya berniat ekspansi ke sektor food and beverage (F&B). Tetapi, untuk menunjukkan bagaimana ritel offline bisa diintegrasikan dengan ritel online.

“Kami percaya pengalaman ritel akan selalu melibatkan offline dan online, keduanya tidak ada yang eksklusif. Ritel offline bisa menjadi lebih baik dengan kapabilitas data dari online, dan Alibaba memunyai aset data yang kuat untuk membantu rekan ritel kami mencapainya,” papar dia, seperti dikutip Bisnis.

Pada 2016, Alibaba memang telah melebarkan sayap ke sektor ritel. Ketika itu, perusahaan ini mengakuisisi jaringan department store asal China, yaitu Intimate Retail, dan menjalin kerja sama strategis dengan jaringan supermarket Shanghai Bailian Group Co.