Perlakuan Berbeda Pemerintah Tiongkok dan Indonesia Terhadap IKM

Selasa, 07 Maret 2017 15:48:33
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Ketua DPD HIMKI Yogyakarta Timbul Raharjo (tengah) memberikan keterangan. (Istimewa)

Harga jual produk buatan Tiongkok lebih murah, karena perlakuan berbeda Pemerintah Tiongkok dan Indonesia terhadap IKM.

PERLAKUAN Pemerintah Tiongkok dan Indonesia berbeda 180 derajat dalam pengembangan industri kecil dan menengah (IKM).  Di Negeri Tirai Bambu, IKM sepenuhnya mendapatkan dorongan dari pemerintah.

Menurut Ketua DPD Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Yogyakarta Timbul Raharjo mengungkapkan, pemerintah Tiongkok mendorong IKM untuk berkembang dengan memberikan beberapa kemudahan.

“Kita malah sebaliknya. Berbagai kebijakan banyak yang tidak mendukung pertumbuhan sektor industri kecil,” katanya, Senin (6/3/2017).

Dukungan pemerintah itu, sambungnya, dalam bentuk pemberian berbagai fasilitas, sehingga bisa dimanfaatkan maksimal oleh pengusaha.

Kebijakan itu juga membuat ongkos produksi bisa ditekan, menjadikan harga jual barang menjadi murah.

Menurutnya wajar jika produk buatan Tiongkok menguasai pasar di berbagai negara. “Di kita regulasi sederhana saja sampai sekarang masih dipersulit,” pungkasnya.