Persaingan Alibaba Grup – Tencent Holding Merambah Transportasi?

Jumat, 06 April 2018 15:01:51
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS.
Ilustrasi. (Istimewa)

Alibaba Grup dan Tencent Holding cenderung saling mengikuti langkah bisnis yang diambil satu sama lain. Terbaru, mereka mengincar bisnis transportasi online.

JAKARTA – Persaingan dua konglomerasi papan atas Tiongkok, Alibaba Grup dan Tencent Holding, Ltd. kedepannya bakal makin sengit. Ini sejalan dengan beredarnya kabar Alibaba bakal mengakuisisi Grab Techbologies. Inc yang menggarap bisnis transportasi online, usai Grab mengumumkan rencana mencaplok saingannya Uber di Asia Tenggara.

Dikutip dari TechCrunch, Alibaba dan Grab tengah melakukan penjajakan terkait dengan rencana investasi konglomerasi milik Jack Ma tersebut. Kendati, ini bukan kali pertama keduanya membahas soal investasi, lantaran pada musim panas tahun lalu, sudah ada pembahasan sejenis.

Alibaba sempat terlibat dalam ide pendanaan Grab dibawah SoftBank asal Jepang dan Didi Chuxing dengan nilai kapitalisasi mencapai US$ 2 miliar. Tidak lama, Alibaba mengundurkan diri dan berinvestasi ke Tokopedia, guna mengimbangi aksi korporasi Tencent di Indonesia melalui JD.com. “Softbank menjadi kunci kucuran investasi Alibaba ke Grab. Karena Softbank salah satu investor utama di Grab, Uber dan Tokopedia,” tulis TechCrunch.

Jika Alibaba jadi mengakuisisi Grab, maka persaingan dengan Tencent akan merambah ke bidang transportasi online. Pada Juli 2017 lalu, Tencent Holding mengucurkan dana sebesar US$ 150 juta atau sekira Rp 2 triliun kepada Gojek. “Alibaba Grup mau berinvestasi di Grab jika persyaratn-persyaratan tertentu terpenuhi,” mengutip laman Breakingthenews.