124 Orang Mengikuti Chinese Testing International di Yogyakarta

2017-11-07 09:54:45
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Hendro Wibowo
Panitia Chinese Testing International. (Istimewa)

Chinese Testing International merupakan beasiswa ke Tiongkok.

Kembali, Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa (BKPBT) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Chinese Testing International (CTI). Nicodemus Sanny, Sekretaris BKPBT DIY sekaligus Ketua Panitia Pelaksanaan Ujian mengatakan, biasanya ujian diselenggarakan di Universitas Kristen Duta Wacara (UKDW), namun kali ini dilaksanakan di SMP Kalam Kudus.

“Biasanya kami selalu menggelar acara di Universitas Kristen Duta Wacana, karena terbentur jadwal, kali ini dipindah ke SMP Kalam Kudus,” kata Sanny.

CTI DIY kali ini diikuti 124 peserta, yang terbagi kedalam 11 level, yakni Youth Chinese Test (YCT) level 1-4 dan HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi) yang merupakan Chinese Proficiency Test yang terbagi dalam 6 level plus HSK Speaking Test.

Sanny mengatakan, untuk gelombang kali ini, CTI dilaksanakan di 16 kota se-Indonesia dengan total peserta mencapai 8.397 orang. Jumlah tersebut menandakan peserta yang mengikuti CTI dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini disebabkan nilai HSK menjadi syarat utama dalam pengajuan beasiswa lanjut studi ke Tiongkok.

“Yang menggembirakan adalah jumlah beasiswa untuk pelajar Indonesia semakin hari semakin bertambah. Jenis beasiswanya pun banyak yang full scolarship. Artinya tidak hanya bebas uang kuliah tapi juga dapat fasilitas asrama. Bahkan, tunjangan hidup per bulan,” jelas Sanny.

Menurut Sanny, “Panitia pelaksana CTI hingga saat ini masih dipegang oleh Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Tionghoa DIY dengan penguji dan pengawas dibantu oleh Laoshi-laoshi dari Asosiasi Pendidik dan Pengembang Bahasa Mandarin di Indonesia DPD DIY.”