Ini Dia Ako Amoy Hakka Kota Singkawang 2018

Selasa, 27 Februari 2018 19:00:02
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Foto bersama Ako Amoy Hakka Kota Singkawang 2018. (Istimewa)

Pemilihan Ako Amoy Hakka Kota Singkawang 2018 ini merupakan bagian dari pelestarian adat-istiadat dan budaya Hakka.

SINGKAWANG – Pasangan Xelvint Garcia dan Lusi tampil sebagai juara pada ajang pemilihan Ako Amoy Hakka Kota Singkawang tahun 2018. Ajang kompetisi yang diselenggarakan Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh, bekerjasama dengan Perhakin Singkawang ini, diselenggarakan di Autrium Singkawang Grand Mall, Jalan Alianyang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Senyum ceria terpancar dari raut wajah Xelvint Garcia dan Lusi, begitu dinobatkan sebagai pasangan Ako Amoi Hakka Kota Singkawang 2018. Keduanya tidak henti-henti menyunggingkan senyum di hadapan para tamu yang menghadiri malam Final Pemilihan Ako Amoi Hakka yang berlangsung di Main Atrium Singkawang Grandmall, Minggu (25/2).

Pasangan ini berhasil menyisihkan 11 pasangan finalis lainnya, yang juga turut berlaga pada malam grand final tersebut. Dengan kemenangan ini, keduanya berhak mendapatkan hadiah pembinaan sebesar Rp 5 juta, tropy dan piagam Ako Amoi Hakka, serta hadiah dari sponsorship.

Leonardi Tjhai, Ketua Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh 2018, yang mewadahi terselenggaranya pemilihan Ako Amoi Hakka, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah ikut membantu terlaksananya kegiatan Pemilihan Ako Amoi Hakka 2018.

"Ucapan terima kasih, saya sampaikan terutama kepada Walikota Singkawang, para pengurus dan anggota Perkumpulan Hakka Indonesia Kota Singkawang, para donatur dan juga sponsorship yang turut mendukung kegiatan pemilihan Ako Amoi, dan pihak manajemen Singkawang Grandmall, serta para pengurus Perhakin Singkawang yang turut membantu menyukseskan ajang pemilihan Ako Amoi Hakka Singkawang 2018," ungkapnya Leonardi Tjhai.

Menurutnya, tujuan diadakan pemilihan Ako Amoi Hakka ini, adalah untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengetahuan tentang adat istiadat dan budaya orang Hakka. Selain itu, juga untuk mencari putra putri Hakka terbaik yang nantinya akan menjadi duta wisata dan budaya Hakka yang memiliki kepribadian baik dan dibekali pengetahuan luas sehingga dapat diterima semua lapisan masyarakat, khususnya di Kota Singkawang.

“Mengingat seni dan budaya Hakka merupakan aset leluhur yang perlu dilestariakan dan dikembangkan, maka kita membutuhkan banyak pelaku promosi budaya Hakka. Melalui ajang pemilihan Ako Amoy Hakka Kota Singkawang inilah, kita berharap dapat mencetak duta budaya yang akan berperan secara aktif dalam mempromosikan kebudayaan Hakka sesuai dengan program Perhakin yang saat ini sedang berjalan,” tutupnya.