Klenteng Dewi Samudera Raya HUT Thian Heu Shin Mu

Rabu, 09 Mei 2018 14:35:55
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Perayaan HUT Dewi Samudera. (Istimewa)

Perayaan HUT Thian Heu Shin Mu kerap digelar di Klenteng Dewi Samudera. Menjadi salah satu ajang yang banyak menarik minat wisatawan dalam dan luar negeri.

SAMBAS – Klenteng Dewi Samudera yang terletak di Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menggelar HUT Thian Heu Shin Mu atau Dewi Samudera, Selasa (8/5).

Ketua Panitia Peringatan HUT Dewi Samudera Siet Cin Cung mengungkapkan, peringatan ini merupakan kegiatan yang selalu dilaksanakan setiap tahun. Beragam acara diadakan, seperti sembahyang dan doa bersama, jamuan makan bersama, hiburan musik, serta pameran tangkapan Ikan Kerapu raksasa seberat 173 kg.

Ia mengatakan, Thian Heu Shin Mu adalah salah satu Dewi dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa yang banyak dipuja sebagai sosok pelindung dan penolong bagi para pelaut dan nelayan. “Thian Heu Shin Mu ditampilkan sebagai seorang Dewi yang cantik jelita dan berpakaian kebesaran seorang permaisuri. Kehadirannya selalu dikawal oleh dua makhluk Asura yang telah ditaklukkannya, yakni Qian Li Yan dan Sun Feng Erl,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Klenteng Dewi Samudera sudah lama menjadi salah satu obyek wisata religi, tidak hanya bagi masyarakat Kabupaten Sambas, tetapi juga bagi masyarakat di berbagai daerah Kalimantan Barat, bahkan wisatawan Nusantara dan mancanegara.

“Klenteng Dewi Samudera atau lebih dikenal dengan Thian Heu Shin Mu Nyiong yang dibangun di atas Gunung Gajah Pemangkat ini sejatinya merupakan tempat peribadatan bagi Umat Buddha, Tao, dan Konghucu. Namun, karena wujud bangunannya yang khas, disertai nilai sejarah yang tinggi membuat tempat ibadah ini, memiliki daya tarik wisata,” ungkapnya.

Tempat ibadah yang diperkirakan didirikan pada 1902 oleh masyarakat Tionghoa tersebut juga mengalami peningkatan jumlah pengunjung hingga lima kali lipat setiap hari Minggu dan hari libur.

“Melalui acara HUT Thian Heu Shin Mu ini, kami berharap dapat menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat serta unsur Forkopimda di Kecamatan Pemangkat, dan Kabupaten Sambas, serta sebagai upaya melestarikan kebudayaan Tionghoa, sekaligus Klenteng dewi Samudera semakin dikenal luas,” tutupnya.