Memasyarakatkan Catur Gajah di Tanah Dewata

2017-09-15 16:04:30
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Ilsutrasi permainan catur gajah atau xiangqi. (Istimewa)

MELALUI pertandingan, ingin memasyarakatkan catur gajah di Tanah Dewata. Sehingga makin membumi sebagai salah satu olahraga dari warga Tionghoa.

Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Bali mengadakan pekan olahraga catur gajah dengan membawa berbagai misi dan visi. Coba memasyarakatkan salah satu permainan khas warga Tionghoa di Tanah Dewata.

Pertandingan ini berlangsung di Vihara Amurva Bhumi Blahbatu, Gianyar, dari 14 sampai 17 September 2017. Mempertunjukkan olehraga asah otak yang mulai populer di kalangan anak-anak muda.

Tajuk pertandingan yang diangkat pada penyelenggaraan tahun ini adalah “Bersatu dalam Visi dan Misi untuk Memasyarakatkan Xiangqi dan Mengxiangqikan Masyarakat”. Penyelenggaraan ini untuk memajukan catur gajah di daerah.

Pertandingan catur gajah atau catur Tiongkok ini semakin sering dilakukan, sehingga makin dikenal masyarakat luas. Sama halnya dengan barongsai dan wushu, mulai mendapatkan pengakuan sebagai salah satu cabang olahraga.

Selain itu, exhibisi xiangqi di Bali ini untuk memberikan wadah bagi para pemain yang ingin mengasah kemampuan. Sehingga bisa diandalkan untuk mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

Keberadaan catur gajah belum menyebar layaknya barongsai ke berbagai daerah. Selain di Bali, yang banyak penyukanya ada di Jambi. Bahkan sudah ada yang berhasil tampil baik di tingkat nasional ataupun internasional.