Pasar Imlek Semawis Kembali Dihelat Di Pecinan Semarang

Selasa, 13 Februari 2018 11:01:18
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : CHC Saputro
Walikota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri makan malam bersama di meja panjang, dalam gelaran Pasar Imlek Semawis. (CHC Saputro)

Pasar Imlek Semawis yang diadakan di Pecinan Semarang, merupakan agenda tahunan yang rutin diadakan jelang Tahun Baru Imlek.

SEMARANG – Jelang Tahun Baru Imlek 2569 yang jatuh pada Jumat (16/2) mendatang, Kopi Semawis kembali menggelar agenda tahunan khas Kota Semarang, Pasar Imlek Semawis di kawasan Pecinan Semarang pada 12-14 Februari 2018.

Dalam gelaran pembukaan, Senin (12/2) malam, disajikan jamuan tok panjang. Makan bersama di gelaran meja panjang yang khas, ikon Pasar Imlek Semawis.

Filosofi utama Imlek adalah, perayaan rasa syukur setelah melewati musim dingin yang panjang, menyambut datangnya musim semi (Chun Chiu) dengan makam malam bersama keluarga besar di meja yang sangat panjang. Makan malam bersama keluarga di malam tahun baru adalah inti dari perayaan Imlek.

Hidangan yang disajikan bisa bervariasi, tapi biasanya harus ada ikan. Dalam Bahasa
Mandarin ikan disebut ‘Yu’, yang juga punya arti ‘berlimpah’. Makanya ada
pepatah ‘Nian Nian You Yu’, tiap tahun ada keberlimpahan. Dalam hidangan Tok Panjang kali ini akan ada hidangan istimewa sebagai pembuka, yaitu Salad Ikan atau disebut juga dengan Yu Sheng.

Guna meramaikan Pasar Imlek kali ini, disediakan juga produk unggulan khas Pecinan Semarang yang sudah tersohor seperti Kecap Mirama, Kwaci Gadjah, Pia Bayi, Lunpia, Manisan, obat tradisional china, hiasan rumah kertas, hingga menghadirkan Ecobricks,
gerakan komunitas sadar lingkungan akan mengajarkan, mendidik,
mengenalkan, memprkatekkan bagaimana mengelola plastik di lingkungan dengan
gampang, murah dan efektif.