Perayaan ulang tahun Dewa Sam Po Kong

2017-12-05 14:21:18
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Altar Sembahyang Dewa Sam Po Kong. (Istimewa)

PERAYAAN ulang tahun Dewa Sam Po Kong bertujuan mempererat persaudaraan, menggalakan budaya gotong royong, memupuk kerukunan, dan lainnya.

Pada akhir November lalu, tepatnya Senin (27/11), masyarakat Kalimantan Barat memperingati Hari Lahir Laksamana Cheng Ho atau Dewa Sam Po Kong. Perasaan yang dihadiri ribuan masyarakat Tionghoa dari Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sambas, dan Kota Singkawang ini berlangsung di Pantai Samudera Indah, Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang.

Acara ini pun dihadiri Wakil Bupati Bengkayang Agustinus Naon, Kapolres Bengkayang AKBP Permadi Syahid Putra, Kapolsek Sungai Raya AKP Firdaus, Camat Sei Raya Kepulauan Lukman Senda, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bengkayang serta rombongan tamu undangan dari Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas.

Jiu Jie Khong, Ketua Panitia Perayaan Hari Lahir Dewa Sam Po Kong mengatakan, perhelatan ini penting bagi masyarkaat Tionghoa dari tiga daerah, yakni Sikawang, Sambas, dan Bengkayang. Acara ini bertujuan mempererat hubungan persaudaraan, menggalakkan budaya gotong royong, memupuk kerukunan, serta kebersamaan antar umat beragama.

Menurut Jiu, perayaan ini dilakukan setiap tanggal 10 bulan 10 penanggalan Imlek. “Sam Po Kong merupakan tokoh besar dari Tiongkok. Dia berperan dalam menyebarkan agama Islam di bumi Nusantara, termasuk Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Masyarakat Tionghoa sangat menghormatinya dan selalu memperingati hari jadinya setiap tahun,” katanya.

Perayaan Hari Lahir Dewa Sam Po Kong dimeriahkan dengan tarian tidayu yang dipersembahkan oleh enam penari dan karaoke. Puncak acara diisi dengan jamuan makan serta lelang berbagai persembahan yang telah diberkati oleh Dewa Sam Po Kong.