Rayakan Hari Kelahiran Kong Co Sampo Tay Djien, Klenteng Sam Poo Kong Gelar Sembahyang Bersama

2018-01-11 20:17:35
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Klenteng Sam Poo Kong. (Istimewa)

KLENTENG Sam Poo Kong menggelar kegiatan sembahyang bersama untuk rayakan Hari Kelahiran Kong Co Sampo Tay Djien.

Klenteng Sam Poo Kong rayakan Hari Kelahiran Kong Co Sampo Tay Djien. Rencananya, perayaan ini diisi dengan sembahyang bersama di klenteng yang berada di Jalan Simongan Raya, No. 129, Semarang, Senin (15/1/2018).

Laksamana Zheng He (Cheng Ho) terlahir dengan nama Ma San Bao. Itulah mengapa klenteng/tempat petilasan untuk Zheng He menggunakan nama Sam Poo Kong. Dalam dialek Hokkian, Sam Poo Kong atau San Bao Dong (Mandarin) artinya adalah gua San Bao.

Asal muasal Klenteng Agung Sam Poo Kong adalah ketika armada Zheng He merapat di pantai Simongan – Semarang karena juru mudinya, Wang Jing Hong sakit keras. Sebuah gua batu dijadikan tempat beristirahat Zheng He dan mengobati Wang Jing Hong. Sementara juru mudinya menyembuhkan diri, Zheng He melanjutkan pelayaran ke Timur untuk menuntaskan misi perdamaian dan perdagangan keramik serta rempah-rempah.

Selama di Simongan, Wang memimpin anak buahnya menggarap lahan, membangun rumah dan bergaul dengan penduduk setempat. Lingkungan sekitar gua jadi berkembang dan makmur karena aktivitas dagang maupun pertanian. Demi menghormati pimpinannya, Wang mendirikan patung Zheng He di gua batu tersebut untuk dihormati dan dikenang masyarakat sekitar. Inilah asal muasal dibangunnya Klenteng Sam Poo Kong di Semarang.