Senang Tiada Tara Peraih Barang Lelang Mooncake Festival

2017-10-11 13:52:02
Editor : Azis Faradi | Reporter : Hendro Wibowo
Agung Budiono, saat menerima barang lelang saat malam Mooncake Festival. Ia cukup senang sebagai peraih barang lelang pembawa berkah itu. (Hendro Wibowo)

DENGAN penuh keyakinan membuat rasa senang luar biasa bagi peraih barang lelang Mooncake Festival di Yogyakarta. Dianggap membawa keberkahan.

Rasa senang saat mengetahui sebagai peraih barang lelang malam Mooncake Festival, tak terbayangkan. Mengingat barang-barang tersebut diyakini bisa membawa keberkahan untuk kehidupan ke depan.

Salah satu peraih barang lelang pada malam perayaan Tiong Qiu di Yogyakarta belum lama ini adalah Agung Budiono dan Herianto Kurniawan. Keduanya peraih lelang kue bulan yang telah disembahyangi untuk mendapatkan keberkahan dari dewa.

“Saya senang bisa memenangkan lelang. Meskipun harus membayar berlipat-lipat dari harga normal. Ya, maklumlah, karena menurut kepercayaan, kalau makanan yang telah disembahyangi di hari Tiong Ciu itu dapat mendatangkan berkah.”

“Selain itu, ini juga untuk kegiatan sosial yaitu memberi sumbangan kepada klenteng,” lanjutnya pada Rabu, 11 Oktober 2017.

Selain keduanya, peraih barang lelang pada perayaan Festival Kue Bulan di Klenteng Tjen Ling Kiong atau Poncowinatan Yogyakarta adalah Hidayat, Agung Budiono dan Aprilia. Kegitanya mendapatkan parcel buah.

Sementara pemenang lelang liontin panjang umur adalah Gunawan dan Arianto Tirtowinoto. Mereka-mereka ini merasakan kebahagian luar biasa. Mendapatkan barang lelang pada saat malam purnama dianggap sangat beruntung.

Ellyn Subijanti, Ketua Kesenian Jogja Chinese Art and Culture Center (JCACC), menjelaskan, barang yang dilelang itu telah melewati proses sembahyang di altar Dewa Kwan Kong. “Semua benda yang dilelang sudah kami sembahyangi.”

Untuk kue tiong qiu ada dua ukuran, yang sedang ada 6 buah dan yang standard 2 buah. Jadi totalnya 8. “Lelang tahun ini adalah ke empat kalinya. Barang-barang yang dilelang pun bertambah. Dulunya hanya kue dan buah-buahan. Sekarang ada kalung emas.”

Untuk hasil lelang, katanya, digunakan untuk biaya operasional panitia dan sebagian lagi akan disumbangkan ke Klenteng Tjen Ling Kiong.