Warga Tionghoa Keturunan Hakka Bangun Rumah Bersama di Kalimantan Barat

Kamis, 28 September 2017 14:11:14
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Christiandy Sanjaya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat (kanan), bersama tokoh dan warga Tionghoa di sela peresmian rumah Hakka Kalimantan Barat. (Istimewa)

SECARA gotong royong, warga Tionghoa keturunan Hakka membangun rumah bersama. Untuk kesejahteraan semua masyarakat di Kalimantan Barat.

Rumah bersama yang dibangun warga Tionghoa keturunan Hakka tersebut sebagai wujud kepedulian dan keinginan membuat Kalimantan Barat maju. Rumah Hakka itu tak hanya milik kelompok tertentu.

Akan tetapi, sebagai milik bersama, tanpa memandang etnis, golongan dan agama. Sehingga bisa bermanfaat sebaik mungkin bagi warga di seluruh Bumi Khatulistiwa.

Christiandy Sanjaya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, mengatakan rumah Hakka yang dibangun berdasarkan rasa kebersamaan sebagai sesama warga. Meskipun identik dengan suku tertentu, tapi sifat rumah bersama itu inklusif.

“Namanya rumah Hakka. Namun bukan untuk warga Hakka, atau Tionghoa, tapi siapa pun (tanpa melihat etnis dan agama),” tuturnya seperti dikutip Tribunnews, Kamis, 28 September 2017.

Dia menambahkan, rumah Hakka merupakan pusat budaya, dan itu sangat dibutuhkan keberadaanya di Kalimantan Barat. Bisa membantu pemerintah mewujudkan visi dan misi pembangunan ke depan.

Peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah Hakka dilakukan oleh Christiandy bersama masyarakat Tionghoa. Berada di Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya pada Rabu, 27 September 2017.

Untuk pembangunan rumah Hakka Kalimantan Barat tersebut ditaksir akan menelan dana hingga Rp 11 miliar. Sekitar Rp 5 miliar merupakan bantuan dari pemerintah setempat. Sementara sisanya akan dicarikan secara bersama-sama, entah dari sumbangan donatur atau masyarakat setempat.

“Kalau yang mampu kami terima bantuannya. Sebab rumah Hakka ini sebagai tempat wisata. Di dalamnya dipajang tokoh-tokoh dari Melayu, Dayak, dan Tionghoa,” jelas Phang Khatfu, Ketua Perhimpunan Hakka Kalimantan Barat.