Bos Pun Perlu Menata Meja Kerja Sesuai Feng Shui

Selasa, 13 Februari 2018 10:59:44
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Ilustrasi meja kerja pimpinan. (Istimewa)

Bos, eksekutif, hingga VI person perlu menata meja kerjanya dengan Ilmu Feng Shui. Perhatikan medan magnetik, jangan ada kaca dan jangan nempel tembok.

JAKARTA – Jika menyusun meja kerja secara umum saja ada panduannya berdasarkan Feng Shui. Tentu, menyusun meja kerja untuk pimpinan, eksekutif perusahaan, BOD tentu ada aturan berdasarkan Feng Shuinya. Sebab, menerapkan Feng Shui akan menyeimbangkan kehidupan dan menerima energi positif.

Yulius Fang, satu di antara pakar Feng Shui Indonesia mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penempatan meja kerja seorang pimpinan. Untuk mendapatkan posisi yang sempurna, harus memetakan lokasi dimana medan energi magnetik terbaik berada. caranya dengan memperhitungkan arah hadap dan posisi meja kerja, dikombinasikan dengan tempat, tanggal dan jam lahir eksekutif. “Yang terpenting adalah posisi meja kerja tidak boleh menempel dengan tembok dan harus bisa melihat ke arah pintu masuk utama,” ujarnya, Sabtu (9/2).

Lanjutnya, bahan pembuat meja juga memiliki peran tersendiri. Pengaruhnya bisa kecil atau besar, tergantung material yang digunakan dan perhitungan dari tempat, tanggal, bulan, dan tahun serta jam lahir seseorang.  

“Misalnya unsur favorit pemimpin adalah tanah. Maka bentuk meja yang sesuai adalah segiempat yang dicat dengan warna kuning dan bahannya terbuat dari kayu. Untuk lebih sempurna, kombinasikan dengan perhitungan tempat, tanggal, bulan, dan tahun serta jam lahir pimpinan tersebut,” papar Yulius.

Ia menambahkan, secara Feng Shui, hindari pemakaian kaca di belakang meja kerja, terlebih jika dapat dilihat dari ruangan lain. Sebaliknya, jika yang ada hanya jalan atau langit, dimana orang tidak bisa melihat ke dalam, boleh saja menggunakan kaca. “Ada anggapan ukuran meja juga memengaruhi, misalnya yang memiliki ukuran dengan angka cantik seper 108 dianggap dapat mendatangkan keberuntungan. Ini mitos dan tidak berpengaruh sama sekali,” pungkasnya.