Buruh Migran Indonesia Ini Raih Penghargaan Di Taiwan

Jumat, 20 April 2018 14:58:30
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : CHC Saputro
Etty Deallova. (Istimewa)

Etty berharap, keberhasilan yang diraihnya bisa memotivasi buruh migran Indonesia lainnya yang ada di Taiwan untuk menuai prestasi.

HONGKONG – Bermula dari keinginannya menjadi Buruh Migran Indonesia di Taiwan, Etik Nurhalimah atau yang lebih dikenal dengan nama Etty Dealova justru meraup berbagai sukses di Taiwan. Tak hanya bekerja, ia juga sukses menjalani pendidikan sekaligus menyabet sejumlah penghargaan lewat kemampuan menulisnya.

Di tengah kesibukkannya sebagai pekerja informal, Etty melanjutkan pendidikannya di Universitas Terbuka di Taiwan dengan mengambil Jurusan Bahasa Inggris, peminatan Penerjemah. Saat ujian tiba, Etty yang berasal dari Way Jepara, Lampung Timur ini terkadang sampai harus rela tidak bekerja, untuk mengikuti ujian perkulihan yang dijalaninya.

Selain bekerja dan menjalani pendidikan, Etty juga terus mengembangkan minat dan kemampuannya dalam menulis. Usai menerbitkan kumpulan Cerpen berjudul ‘Wanita Di Balik Badai’, ibu satu ini tetap mengasah ketajaman penanya dengan menjadi kontributor salah satu media di Taiwan.

Tahun lalu, Etty menyabet sejumlah penghargaan dan prestasi bergengsi di Taiwan dari kemampuannya menulis. Bahkan, belakangan ia juga menyabet prestasi dari bidang fotografi. Penghargaan prestasi yang berhasil diraihnya antara lain, Juara Favorit Taiwan Literature Award for Migrant 2017, Juara Ketiga Bilik Sastra Voice of Indonesia RRI, Juara Ketiga lomba fotografi Global Workers Organization Taiwan), Juara Ketiga Fotografi PPI Taiwan, hingga Juara Favorit Hello Taipei 2017.

“Semua atas anugerah yang diberikan Allah, sehingga saya bisa meraih berbagai prestasi, selama bekerja sambil sekolah di Taiwan. Saya juga berterima kasih kepada orang tua, anak, dan keluarga yang selalu memberi dukungan pada saya,” ujar wanita yang sehari-harinya sejak enam tahun belakangan ini merawat seorang nenek berusia 96 tahun.

Ia menambahkan, keberhasilan yang diraihnya diharapkan dapat memotivasi buruh migran Indonesia lainnya di Taiwan, untuk menghasilkan dan meraih sesuatu yang positif dan berguna saat kembali ke Indonesia.