Menyalakan Lilin, Ritual Pertama Dalam Pernikahan Khonghucu

2018-01-11 19:49:23
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Hendro Wibowo
Tradisi menyalakan lilin. (Istimewa)

HAL pertama yang dilakukan dalam pernikahan Khonghucu adalah orang tua akan menyalakan lilin sebagai tanda pemberian restu.

Setiap pernikahan tak luput dari ritual-ritual penting. Pernikahan agama Khonghucu misalnya. Dalam pernikahan Khonghucu, yang pertama dilakukan adalah orang tua akan menyalakan lilin. Hal ini sebagai tanda pemberian restu. Kemudian, api ini akan diberikan kepada mempelai.

Ritual ini artinya, orang tua memberikan izin atau memberikan restu kepada mempelai untuk menyalakan api perjanjian. Kedua mempelai akan saling berjanji dihadapan orang tua.

Pemberian lilin pun dilakukan menyilang. Mengapa? Karena, dalam agama Khonghucu, kiri melambangkan ayah atau laki-laki dan kanan melambangkan ibu atau perempuan. “Jadi, menyalakannya silang. Kemudian dilakukan ritual hormat arak,” kata Wense Adjie Chandra, Pemimpin Proses Pernikahan Agama Khonghucu.

Wense Adjie Chandra mengatakan, ritual dilanjutkan dengan kedua mempelai melakukan Pai Kui di altar Thiang Kong (Tuhan Allah), altar Nabi Khong Cu. “Karena di klenteng, ritualnya harus sembahyang ke Tiang Kong, altar yang punya klenteng (tuan rumahnya) baru ke ritualnya,” tutupnya.