Vihara Bodhigiri, Surga Bagi Pencinta Meditasi

2018-01-11 12:54:32
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : CHC Saputro
Vihara Bodhigiri. (Istimewa)

INGIN meditasi? Vihara Bodhigiri sangatlah tepat menjadi tempat bermeditas. Vihara ini surga bagi pencinta meditasi.

Bagi pencinta meditasi, Vihara Bodhigiri pilihan tepat untuk tempat bermeditasi. Vihara yang berlokasi di Dusun Balerejo, Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi, Blitar, Jawa Timur ini merupakan surganya para pencinta meditasi. Tak hanya umat Budha, umat agama lain pun boleh menggunakan vihara ini untuk bermeditasi.

Terletak di puncak bukit, udara di vihara ini terbilang sejuk. Pemandangannya pun sangat indah. Serta, lingkungan yang nyaman dan tentram membuat tempat yang disebut juga dengan Panti Semedi Balerejo ini dipilih sebagai tempat meditasi.

Koh Ping, Pengurus Vihara Bodhigiri mengatakan, kegiatan peribadatan umat Buddha hanya sedikit yang dilakukan di tempat ini. ”Kegiatan peribadatan yang rutin hanya dilaksanakan pada Selasa malam dengan peserta yang biasanya hanya berasal dari lingkungan vihara. Sesuai namanya, Vihara Bodhigiri atau Panti Semedi Balerejo adalah tempat yang ideal untuk melatih meditasi.”

Pada Juli hingga Oktober atau yang lebih dikenal dengan masa Vassa merupakan masa tiga bulan dimana para Bhikkhu tinggal di satu tempat tertentu untuk lebih giat berlatih diri dalam bermeditasi. “Selama masa Vassa peserta meditasi dapat berlatih bersama pemimpin Vihara Bodhigiri yaitu Bhikkhu Uttamo,” kata Koh Ping.

Menurut Koh Ping, pada masa Vassa, orang yang datang jumlahnya ribuan. Bukan hanya warga lokal dari Blitar Raya. Tetapi mereka juga datang dari daerah- atau kota lain, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang dan lainnya untuk mendapatkan ketenangan dan kedamaian pikiran dengan melakukan meditasi.

Bahkan, satu bulan sebelum kegiatan dimulai peserta dari Sulawesi, Kalimantan dan pulau lainnya sudah datang ke vihara ini. “Pengurus vihara juga kerap menerima tamu dari luar negeri,” kata Koh Ping.

Sesuai fungsi utamanya itu, Vihara Bodhigiri menawarkan satu tempat yang sangat nyaman, jauh dari hiruk pikuk aktivitas duniawi yang seringkali melelahkan. Damai, dengan lingkungan yang bersih, taman-taman yang indah dan bangunan-bangunan dengan arsitektur yang sangat menarik. Tentu saja, untuk mendukung kegiatan utama, vihara ini dilengkapi dengan banyak sekali bangunan, ruang dan pondok-pondok kecil untuk ruang bermeditasi.

Setelah melewati pintu masuk/gerbang yang disebut dengan nama Gerbang Kebebasan, segera bisa kita lihat Tugu Asoka, sebuah pilar yang memiliki pucuk berbentuk empat kepala singa yang berdiri membelakangi satu sama lain. Kemudian Stupa, tempat untuk menyimpan sisa-sisa jasmani para Arrahat atau para suci Buddha dan orang-orang yang telah berjasa bagi Vihara Bodhigiri.

Pengunjung pun bisa menyaksikan Relief Jaya Manggala Gatha, relief delapan kemenangan Buddha/kemenangan yang tidak menimbulkan pengorbanan, permusuhan, mengalahkan dengan cinta kasih. Ada juga Patung Buddha versi Candi Mendhut serta banyak lagi bangunan-bangunan lain yang dibuat dengan bentuk, makna dan fungsi tertentu yang tidak kalah memesona.

Sedangkan tempat utama dari Vihara Bodhigiri itu disebut dengan Dhammasala Terbuka atau tempat meditasi terbuka (beratap langit) yang letaknya ada di puncak lokasi vihara. Tempat meditasi yang paling istimewa, yang paling atas letaknya dibandingkan dengan tempat meditasi yang lain dan merupakan satu-satunya.

Orang-orang yang bermeditasi di tempat ini bukan hanya umat Buddha.”Tetapi juga dari umat lainnya, siapapun juga dengan apapun agama maupun kepercayaan yang dianutnya juga boleh ikut. Masyarakat umum bisa mengikuti aktivitas meditasi tanpa harus mengikuti ritual keagamaan umat Buddha. Dan Bhikkhu Uttamo serta pihak vihara siap membantu memberi pelajaran tentang meditasi yang benar.

Vihara ini sudah mulai dibangun sejak 1987. Melihat begitu besarnya antusias umat untuk datang ke tempat ini, pengembangan bangunanVihara Bodhigiri  terus dilakukan agar mampu menampung semua umat yang datang.