Delegasi Kota Huizhoi Sambangi Sekretariat Perhimpunan INTI

Selasa, 13 Maret 2018 10:07:22
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Foto bersama pengurus Perhimpunan INTI dengan delegasi Kota Huizhoi. (Oktaviani)

Selain untuk meninjau lokasi pameran di Indonesia, kedatangan delegasi Kota Huizhoi ke Sekretariat Perhimpunan INTI untuk mendukung kerjasama Indonesia-Tiongkok.

JAKARTA – Pengurus Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa), menerima kunjungan delegasi Kota Huizhoi, Provinsi Guangzhou, Tiongkok yang dipimpin langsung Wakil Walikota Huizhoi Yu Jin Fu di Sekretariat Perhimpunan Inti, Mega Glodok Kemayoran Office Tower, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/3).

Kabid Hubungan Organisasi Masyarakat Tionghoa Perhimpunan INTI Untung Khrisna Wijaya menjelaskan, kunjungan delegasi ini dalam rangka melihat dan meninjau lokasi pameran The 31st International Plastics & Rubber, Processing & Materials Exhibition, sekaligus mendukung kerjasama perdagangan bilateral antara Indonesia-Tiongkok.

“Pameran akan berlangsung di Jakarta Convention Center pada 13-15 September 2018 mendatang. Mereka membawa sebanyak 150 pengusaha alat-alat elektronik, seperti pendingin udara (AC), televisi merek TCL, dan banyak lagi,” jelas Untung.

Lebih lanjut ia menerangkan, dengan adanya pertemuan ini, diharapkan bisa mendukung pengembangan kerjasama perdagangan bilateral yang lebih luas antara Indonesia-Tiongkok, tidak hanya di bidang elektronik saja.

“Adanya kerjasama ini, kami dari pihak INTI akan memberikan bantuan dan arahan untuk membimbing setiap kegiatan pameran tersebut. Kami berusaha membantu semaksimal mungkin untuk kelancaran pameran nanti,” tuturnya.

Selain itu, ia menambahkan, Perhimpunan INTI berharap, adanya kerjasama ekonomi dengan Tiongkok, yang salah satunya diwujudkan dengan kedatangan delegasi Kota Huizhoi ini, diharapkan dapat membuat perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok lebih maju dan berkembang, sehingga kemakmuran negara Indonesia dapat tercapai. “Kita Tionghoa Indonesia juga warga negara Indonesia, mempunyai hak dan kewajiban untuk kesatuan dan persatuan serta perkembangan bangsa,” tutupnya.