Ko Tang, Pangkas Rambut Pembawa Keberuntungan

2018-01-10 11:58:19
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Suasana pangkas rambut Ko Tang. (Istimewa)

KO Tang, pangkas rambut langganan para pejabat. Konon katanya, setiap pejabat yang datang untuk mencukur rambut, selalu mendapatkan keberuntungan.

Sederhana. Itulah yang terlihat saat mengunjungi pangkas rambut Ko Tang. Siapa yang menyangka, pangkas rambut yang berada di Kawasan Glodok, Jakarta Barat ini menjadi langganan para pejabat. Konon katanya, setiap pejabat yang datang untuk mencukur rambut selalu mendapatkan keberuntungan dengan naik jabatan.

Pangkas rambut Ko Tang telah berdiri sejak 80 tahun yang lalu. Pi Cis, Pemilik Ko Tang setia melayani pelanggannya, mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat di negeri ini. “Katanya, bisa mendatangkan keberuntungan.”

Pi Cis mengatakan, orang nomor satu di Indonesia Joko Widodo pun sudah menjadi langganan di Ko Tang sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Solo. Kariernya Jokowi pun terus meningkat menjadi Gubernur Jakarta hingga akhirnya Presiden Republik Indonesia.

Tak hanya Jokowi, pejabat lain pun banyak yang menggunakan jasa pangkas rambut yang beroperasi di Jakarta sejak 1936 ini, seperti Djarot Saiful Hidayat dan Sandiaga Uno.

Banyak yang mempercayai jika pangkas rambut Ko Tang ini memiliki peruntungan yang baik. Pada 2009 saat kebakaran di Gang Gloria, tempat ini berhasil selamat. Bahkan peruntungungannya dipercaya dapat menular kepada pelanggan.

Untuk diketahui, pangkas rambut Ko Tang terletak di Gang Gloria. Sebuah gang sempit di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Pangkas rambut berlantai keramik putih selebar enam meter, sehingga agak sulit ditemukan. Sesaknya gang dan bangunan tinggi di sekitarnya membuat cahaya matahari tak sempurna menyinari gang. 

Dari Jalan Pancoran Glodok, Gang Gloria berada di sebelah kanan. Kawasan ini masuk dalam wilayah Petak Sembilan, dekat dengan Pasar Pancoran. Jika ingin mencoba kebenaran dari mitos hoki mencukur rambut di Pangkas Rambut Ko Tang, jangan ragu untuk bertanya kepada pedagang sekitar agar tidak tersesat.