Nakhoda Baru di Perhimpunan INTI

Senin, 28 Agustus 2017 09:53:59
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Suasana Munas IV Perhimpunan INTI. Dari pesta demokrasi ini menghasilkan nakhoda baru, juga program-program unggulan untuk membawa organisasi jadi lebih baik. (Istimewa)

MELALUI pemilihan dalam munas IV, menghasilkan nakhoda baru bagi Perhimpunan INTI. Bertugas untuk empat tahun mendatang, membawa organisasi lebih maju.

Setelah melewati proses demokrasi, melibatkan perwakilan dari pimpinan pusat sampai cabang, serta organisasi sayap, maka terpilihlah nakhoda baru atau ketua umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) periode 2017-2021.

Setelah laporan pertanggung jawaban pengurus periode sebelumnya, maka peserta munas memilih ketua umum yang baru. Terpilihlah Teddy Sugianto, salah satu tokoh pendiri Perhimpunan INTI. Akan menjalankan tugas untuk empat tahun ke depan.

Teddy akan menggantikan posisi Rachman Hakim, untuk melanjutkan estapet kepemimpinan di Perhimpunan INTI. Menjalankan program-program organisasi, dan merangkul semua kalangan, baik dari internal ataupun eksternal.

Usai terpilih menjadi ketua umum, Teddy berjanji akan menjadikan Perhimpunan INTI lebih maju lagi. “Program unggulan ketua umum adalah memperhatikan daerah sesuai kehendak dari mayoritas utusan,” tuturnya.

Teddy akan mengisi kekurangan yang terjadi pada kepemimpinan sebelumnya. Menawarkan perbaikan dalam menjalankan roda organisasi, sesuai dengan kondisi saat ini. Tugas yang menanti di depan mata adalah menggalakkan perubahan penyebutan kata China menjadi Tiongkok.

Begitu juga dengan panggilan orang-orang dari China, menyebutnya sebagai Tionghoa. Sesuai dengan peraturan pemerintah. Tugas ini sesuai dengan dorongan dari pengurus daerah, supaya Perhimpunan INTI menjadi pelopor dan penjaganya untuk perubahan nama itu.

Untuk diketahui bersama, penyelenggaraan Munas IV Perhimpunan INTI diselenggarakan di Hotel Hariston Hotel and Suite, Bandengan, Jakarta, dari 25 sampai 27 Agustus 2017. Tema yang diangkat pada penyelenggaraan kali ini adalah  "Berkarya dan Berbakti untuk Bangsa". Tema ini sengaja diangkat untuk menegaskan kembali sikap dan keyakinan Perhimpunan INTI.

Hadir dalam munas, Christandy Sanjaya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Murdaya Poo, Walubi, Yusuf Hamdani, Ardi Susanto, Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia, AB Susanto, konsultan, dan beberapa tokoh Tionghoa lainnya.