Panitia Gema Waisak 2562/2018 Gelar Baksos Di Hutan Mangrove Penjaringan

Senin, 30 April 2018 10:06:18
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS.
Penanaman Mangrove di Hutan Mangrove Ekomarine, Penjaringan, Jakarta Utara dalam rangka Gema Waisak 2562/2018. (Istimewa)

Selain menanam 1.000 Mangrove, rangkaian kegiatan Gema Waisak 2562/2018 di Hutan Mangrove Ekomarine ini juga diisi dengan pembagian sembako gratis.

PENJARINGAN – Panitia Gema Waisak 2562/2018 bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Penjaringan, melakukan bakti sosial penanaman 1.000 Mangrove dirangkai dengan pembagian sembako di Kawasan Hutan Mangrove Ekomarine, Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (29/4).

Ketua Panitia Gema Waisak 2562 Michale Satya menjelaskan, kegiatan yang menjadi rangkaian Perayaan Waisak 2562/2018 ini  selain menunjukkan kepedulian kepada sesama umat manusia yang membutuhkan, juga menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kepedulian binatang untuk hidup bebas seperti yang dipegang teguh oleh Ummat Buddha.

“Selain melakukan penanaman 1.000 Mangrove, kami juga melepaskan satwa ke alam bebas, serta pemberian santunan kepada 65 yatim-Piatu dari Yayasan Nurul Bahri dan 26 warga jompo yang tinggal di sekitar Hutan Mangrove ini. Kegiatan ini sesuai dengan ajaran Buddha untuk berbelas kasih dengan semua umat, dengan semua makhluk dan alam untuk kelestarian.

Dalam kesempatan yang sama, Danramil 0502-02/Penjaringan Mayor Inf. Dwi Harry Wibowo sebagai perwakilan Tiga Pilar Kecamatan Penjaringan mengapresiasi kegiatan bakti sosial dan penghijauan yang dilakukan oleh Panitia Gema Waisak 2562/2018.

 “Penanaman Mangrove ini bertujuan untuk ketahanan wilayah Muara Angke untuk mencegah bencana banjir, sekaligus menjaga kelestarian alam. Sementara, bakti sosial yang diadakan ini bertujuan untuk meningkatkan kasih sayang, toleransi, serta kepedulian antar umat beragama, sekaligus untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa,” tandasnya.

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan Gema Waisak 2562/2018 di Hutan Mangrove Ekomarine, Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara ini diikuti sekira 200 orang. Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Asisten Pembangunan Walikota Jakarta Utara Suroto, Kasat Binmas Polrestro Jakarta Utara AKBP Djamal, Kepala Hutan Mangrove Muara Angke Risnanda, sejumlah Bikkhu Agama Buddha, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.