Pekan Budaya Marga Xiao Tingkat Internasional

2017-09-15 13:44:56
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
CEO Info Gading Group Sukardi Dharmawan foto bersama di acara The First Xiao International Culture Week. (Istimewa)

SEBAGAI bentuk persatuan ssatu rumpun, maka diadakan Pekan Budaya Marga Xiao Internasional 2017. Melibatkan warga Xiao dari berbagai negara.

Festival ‘The First Xiao International Culture Week’ atau Pekan Budaya Marga Xiao Internasional Pertama, berlangsung di Neo Soho Mall, Jalan Letjen S Parman, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Berlangsung dari 14 sampai 17 September 2017.

The First Xiao International Culture Week ini juga  diselenggarakan dan diprakarsai langsung oleh salah satu klan atau marga terbesar yaitu Xiao Internasional.

”Budaya telah memberikan nilai-nilai yang membuat hidup semakin bermanfaat dan rakyat di dunia bisa saling menghargai, bukan saling memusnahkan. Oleh sebab itu lah acara ini diselenggarakan,” ungkap Johnnie Sugiarto, Founder dan Chairman ELJHON Indonesia, sekaligus Ketua Umum Marga Xiao Internasional, kepada Infonitas.

Tak hanya itu, The First Xiao International Culture Week juga merupakan salah satu program  Johnnie Sugiarto dan sekaligus event perkenalan untuk menyambut konfrensi internasional marga Xiao ke-11 yang akan diadakan di Indonesia 2018 mendatang.

Sehingga, ketua-ketua marga Xiao dari 15 negara diantaranya dari Kanada, Tiongkok, Taiwan, Thailand, Malaysia, hingga Singapura pun berkumpul dalam satu wadah untuk mendalami budaya Tionghoa di Indonesia.

Keramaian festival semakin meriah dengan kehadiran dari booth-booth Kementerian Pariwisata yang mempromosikan tempat wisata terutama wisata Tionghoa dan kekayaan budaya Indonesia. "Pada festival ini, ada juga booth pameran kesenian dan kebudayaan asli masyarakat Tionghoa," katanya.

Untuk diketahui, Marga Xiao sendiri merupakan marga terbanyak ke 30 dari kurang lebih 500 marga Tionghoa yang ada di Dunia. Marga Xiao telah 8 kali menjadi perdana menteri 27 kali menjadi raja dalam sejarah Tiongkok. "Marga Xiao merupakan salah satu budaya yang masih di lestarikan sampai saat ini," pungkasnya.