Ada Sumber Gas Alam Baru Di Laut Tiongkok Selatan

Kamis, 03 Mei 2018 16:06:23
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Ilustrasi eksplorasi bawah laut. (Istimewa)

Keberadaan sumber gas alam baru di Laut Tiongkok Selatan, berpotensi menyebabkan Tiongkok mempertegas klaimnya di wilayah tersebut.

JAKARTA – Pemerintah Tiongkok mulai mengekplorasi kawasan Laut Tiongkok Selatan yang selama ini menjadi sengketa dengan beberapa negara. Di lansir South China Morning Post, Rabu (2/5) perairan sengketa tersebut kaya dengan mineral bernilai tinggi yang selama ini dibutuhkan oleh Tiongkok, Gas Alam, lantaran selama masih impor dari negara lain.

Dinas Survei Geologi Tiongkok merilis, dua kapal selam terbaru mereka yang bisa menyelam hingga kedalaman 4.500 meter, telah melakukan riset pada akhir pekan lalu ke sebuah lokasi lepas pantai dekat muara Sungai Mutiara di selatan Tiongkok.

Pada eksplorasi di lokasi yang disebut Beijing dengan ‘Seahorse Cold Seep’ itu, ditemukan kandungan metana hidrat yang biasa lazim disebut dengan flammable ice (es yang mudah terbakar), sebuah sumber energi gas alam terbaru, dimana gas alam ini masih diimpor oleh Tiongkok.

Berbekal detektor sonar dan alat pengebor khusus, dua unit kapal selam khusus Tiongkok berhasil memetakan cadangan gas alam berharga itu. “Kami mendapati banyak gelembung metaha di area LTS itu,” kata Chen Zongheng, pakar kapal selam khusus Tiongkok dari Dinas Survei Geologi Tiongkok, saat dimintai keterangan oleh kantor berita CCTV.

Keberadaan sumber gas alam baru ini mendukung klaim Tiongkok terhadap sebagian besar kawasan Laut Tiongkok Selatan. Sebelumnya, klaim di wilayah yang diduga kaya akan kandungan minyak bumi dan mineral lainnya ini, menyebabkan Tiongkok bersinggungan dengan Filipina, Malaysia, Brunei Darusallam, Taiwan dan Vietnam.