Awal Februari, Tiongkok Keluarkan Visa Khusus Etnis Tionghoa di Seluruh Dunia

Rabu, 31 Januari 2018 11:29:50
Editor : Utami Sulistiowaty | Sumber : DBS
Ilustrasi - Visa Tiongkok. (Istimewa)

PEMERINTAH Tiongkok akan keluarkan visa khusus bagi etnis Tionghoa di seluruh dunia. Keturunan etnis Tionghoa diizinkan tinggal selama 5 tahun di Tiongkok.

Pada awal februari, Pemerintah Tiongkok akan keluarkan visa khusus bagi keturunan etnis Tionghoa di seluruh dunia. Warga asing keturunan Tionghoa diizinkan untuk mengajukan visa khusus untuk tinggal di Tiongkok selama lima tahun atau memasuki negara tersebut beberapa kali selama periode tersebut setelah memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Kebijakan baru ini merupakan revisi dari visa multiple-entry satu tahun untuk etnis Tionghoa di seluruh dunia. Seperti yang dilansir South China Morning Post pada 30 Januari 2018. Perubahan ini diumumkan oleh Kementerian Keamanan Publik pekan lalu. Diharapkan dapat menarik lebih banyak etnis Tiongoa untuk melakukan bisnis atau bahkan tinggal di Tiongkok.

Pemohon (baca. keturunan Tionghoa) hanya perlu memiliki satu orang tua, kakek nenek, atau leluhur yang merupakan warga negara Tiongkok. Tidak ada batasan jumlah generasi. Tapi sementara kebijakan tersebut terbuka untuk semua orang asing.

Menurut Kementerian Keamanan Publik Tiongkok, pemohon diminta membuktikan asal Tiongkok mereka. Artinya, menyerahkan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Tiongkok atau pihak berwenang di negara tempat pemohon mengajukan permohonan. Termasuk salinan paspor Tiongkok atau kartu identitas orang-orang Tiongkok atau paspor kerabat mereka.

Kantor Urusan Luar Negeri Tiongkok di Shanghai menjelaskan sertifikat dari pemerintah luar negari juga akan diterima setelah dinilai oleh Kedutaan Besar Tiongkok atau Konsulat di negara asal pemohon. Kebijakan baru ini juga mempermudah pemohon dengan tidak memberlakukan pembatasan atas alasan kunjungan mereka.

Qu Yunhai, Kepala Biro Administrasi Keluar dan Masuk Tiongkok mengatakan, “Mereka yang ingin tinggal lebih lama untuk alasan pekerjaan, studi atau hal-hal lain dapat mengajukan permohonan izin tinggal lima tahun. Kebijakan tersebut bertujuan mendorong lebih banyak orang Tionghoa perantauan untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Tiongkok.”