Ekonomi Tiongkok Tumbuh 6,9 Persen di Paruh Pertama 2017

2017-07-17 14:19:54
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Ilsutrasi pertumbuhan ekonomi Tiongkok. (Istimewa)

Di atas perkiraan pemerintah, ekonomi Tiongkok tumbuh sebesar 6,9 persen di paruh pertama tahun 2017. Menjadi penanda baik bagi negara lain.

DATA dari Biro Statistik Nasional menunjukkan pertumbuhan ekonomi atau produk domestik bruto (PDB) Tiongkok alami pertumbuhan sebesar 6,9 persen. Naik secara year on year (YoY).

Data yang dipublikasi pada Senin (17/7/2017), pada semester pertama tahun ini PDB Tiongkok menjadi 38,15 triliun yuan atau US$ 5,62 triliun. Ini di atas target pemerintah setempat yang memperkirakan ekonomi tumbuh hanya 6,5 persen.

Pertumbuhan di atas perkiraan pemerintah itu telah mencerminkan tren penguatan ekonomi Tiongkok. Untuk perikaraan pada paruh kedua tahun 2017, PDB Tiongkok mungkin tumbuh stabil pad angka 6,9 persen.

Penompang pertumbuhan itu, karena ada beberapa sektor mengalami kenaikan. Sektor jasa, misalnya, tumbuh 7,7 persen secara YoY. Ini melampaui pertumbuhan 3,5 persen di industri primer dan 6,4 persen di industri sekunder.

Xing Zhihong, juru bicara Biro Statistik Nasional, mengatakan secara triwulanan, ekonomi Tiongkok mengalami peningkatan sebesar 1,7 persen pada triwulan kedua dari sebelumnya. Perekonomian Tiongkok, sambungnya, masih berada pada situasi yang wajar.

“Kami akan mempertahankan pembangunan yang stabil, terkoordinasi dan berkelanjutan,” katanya seperti dikutip dari Xinhua News Agency.

Untuk penjualan barang konsumsi di Tiongkok tumbuh 10,4 persen secara YoY. Ini lebih tinggi dari perkiraan sebesar 10 persen. Biro statistik mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan penjualan online yang sedang booming.

Data menunjukan terjadi lonjakan penjualan 33,4 persen dari periode yang sama tahun lalu, atau naik 1,3 persen dari triwulan pertama. Sementara penjualan ritel di daerah pedesaan naik 12,3 persen, melampaui ekspansi 10,1 persen.