Indonesia Ekspor Buah Nanas dan Naga ke Tiongkok

Kamis, 08 Februari 2018 15:31:01
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Buah naga. (Istimewa)

PERMINTAAN buah nanas dan naga meningkat, Badan Karantina Kementerian Pertanian, Indonesia siap bidik pasar ekspor Tiongkok.

Badan Karantina Kementerian Pertanian Republik Indonesia siap membidik pasar ekspor Tiongkok untuk komoditas buah naga dan nanas. Hal ini disebabkan permintaan dua komoditas tersebut meningkat.

Banun Harpini, Kepala Badan Karantina Pertanian mengatakan Indonesia dapat memanfaatkan peluang mengekspor buah-buahan tersebut, apalagi Tiongkok tidak menetapkan kuota impor mereka.

“Kami sedang mendampingi para eksportir untuk ekspor buah naga dan nanas ke Tiongkok karena ada permintaan cukup besar dan ekspor ini tanpa kuota,” kata Banun dalam pelepasan ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok awal Februari lalu.

Menurut Banun, Tiongkok meminta agar Indonesia menambah segmentasi pasar ekspor sebesar 10 persen, khususnya pada produk pertanian dan pangan, mengingat negara tersebut juga sedang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi pangan masyarakatnya.

Badan Karantina Pertanian pun terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada para eksportir melalui program inline inspection karantina. Program ini merupakan kesatuan sistem pengawasan dari hulu hingga hilir. Meliputi penilaian benih unggul, teknik budi daya yang baik (good agricultural practice) dan penanganan pasca panen yang baik (good handling practice) guna mencegah adanya cemaran hama penyakit sejak dari kebun.

“Kami mengedukasi semua proses pengawasan inline inspection kepada petani dan eksportir, sehingga proses pemeriksaan tindakan karantina di tempat pengeluaran ekspor menjadi lebih cepat, efektif dan efisien,” terang Banun.