Pemerintah Tiongkok Berencana Bangun Pangkalan Militer Di Vanuatu

Jumat, 13 April 2018 14:30:00
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Ilustrasi pangkalan militer Tiongkok. (Istimewa)

Saat ini, satu-satunya pangkalan militer Pemerintah Tiongkok yang aktif di luar daratan Tiongkok terletak di Djibouti, Afrika.

JAKARTA – Pemerintah Tiongkok melanjutkan rencana ekspansi militernya keluar daratan Tiongkok. Usai Afrika, kini Tiongkok berencana membangun pangkalan militer permanen di salah satu negara kepulauan di Selatan Samudera Pasifik, Vanuatu, seperti dilansir Fairfax, Selasa (10/4). Jika terealisasi, kehadiran pangkalan militer Tiongkok ini berpontensi mengganggu stabilitas Pasifik Selatan.

Dalam laporan Fairfax tidak disebutkan detail ihwal rencana ini. Namun, diyakini jika pembicaraan dengan Pemerintah Vanuatu telah berlangsung. Namun, Pemerintah Vanuatu sendiri sudah melaporkan kepada Perdana Menteri Australia Julie Bishop, bahwa tidak ada pengajuan formal atau pembicaraan dengan Beijing.

Australia sendiri bersama Amerika Serikat merupakan dua negara yang mengawasi dengan ketat perkembangan militer Tiongkok di kawasan Pasifik. Sebab, agresifitas militer Tiongkok dinilai bisa mengganggu stabilitas keamanan wilayah.

Perdana Menteri Australia Julie Bishop pun meyakini, rencana Pemerintah Tiongkok untuk membangun pangkalan militer di Vanuatu masih jauh dari terealisasi. Sebab, ia meyakini Australia dan Vanuatu merupakan mitra strategis.

“Kami adalah mitra strategis. Selain itu, Vanuatu adalah negara berdaulat, mereka berhak memilih relasi politik luar negeri dan pertahanan militernya. Satu-satunya pangkalan militer Pemerintah Tiongkok yang aktif di luar daratan Tiongkok adalah di Djibouti,” pungkasnya.