Pemerintah Tiongkok Seriusi Pengembangan Kecerdasan Buatan

Jumat, 16 Maret 2018 15:53:12
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : Oktaviani
Ilustrasi (Istimewa)

Ambisi Pemerintah Tiongkok menggarap kecerdasan buat, membuat mereka diprediksi akan mendominasi pengembangan kecerdasan buatan mulai tahun ini.

JAKARTA – Pemerintah Tiongkok tidak pernah berhenti melakukan inovasi, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Setelah sebelumnya menggalakkan pembayaran melalui telepon pintar, kini Pemerintah Tiongkok mulai berpacu dengan membangun pusat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bertaraf internasional.

Pendiri Future Today Institute Amy Webb dalam gelaran SXSW 2018 yang dihelat mulai 9 hingga 18 Maret mendatang di Austin, Texas, Amerika Serikat mengungkapkan, Tiongkok disebut-sebut akan memimpin pengembangan kecerdasan buatan mulai tahun ini. Menurutnya, kecerdasan buatan berbasis cloud dan pasar untuk algoritma akan berkembang pesat tahun ini. Selain itu, diprediksi robot pribadi pertama akan hadir di pasaran tahun ini.

"Perkembangan kecerdasan buatan merupakan versi modern dari perlombaan senjata. Dan di tahun 2018 ini, Tiongkok akan menjadi negara yang tak tertandingi di dunia di bidang ini," tuturnya seperti dikutip dari Venture Beat, pada Selasa (13/3).

Langkah serius Tiongkok untuk mengembangkan kecerdasan buatan juga diperlihatkan dari pendirian pusat kecerdasan buatan bertaraf internasional. Pusat ini dipimpin oleh Kai-Fu Lee yang merupakan CEO Sinovastion Ventures.Otoritas Kota Beijing akan membentuk tiga pusat inovasi yang berfokus pada penelitian dasar kecerdasan buatan, inovasi kemasyarakatan pintar, dan inovasi paten kercerdasan buatan.

Tiga perusahaan teknologi ternama asal Tiongkok seperti Face++, SenseTime dan Ksyun juga akan ikut berkolaborasi untuk mendirikan komputasi kecerdasan buatan dan platform aplikasi data. Kai-Fu Lee menekankan, pusat kecerdasan buatan tersebut dibangun untuk terus menjalin kerja sama antara industri dan para akademisi dalam mengembangkan kecerdasan buatan.

Selain menyeriusi pengembangan kecerdasan buatan, Pemerintah Tiongkok juga dilaporkan tengah membangun taman hiburan baru yang berbasis pada teknologi kecerdasan buatan.Tak tanggung-tanggung, pemerintah Negeri Tirai Bambu itu bahkan sampai menggelontorkan dana sebanyak 13,8 miliar Yuan (sekitar Rp 28 triliun) untuk pembangunan taman hiburan canggih ini. Tak cuma taman hiburan, pemerintah Tiongkok diketahui juga membangun taman hiburan berbasis Virtual Reality (VR). Taman yang dibangun di kota Guiyang tersebut sudah dibuka sejak Desember 2017.