Pemerintah Tiongkok Siapkan Pesawat Hipersonik

Senin, 02 April 2018 09:59:07
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS
Ilustrasi pesawat hipersonik. (Istimewa)

Proyek pengembangan pesawat hipersonik di bawah Akademi Sains Tiongkok ini, menandakan keseriusan Pemerintah Tiongkok memenangi persaingan teknologi.

JAKARTA – Pemerintah Tiongkok terus berpacu dengan waktu untuk memenangi perlombaan teknologi mutakhir. Terbaru, tim peneliti Akademi Sains Tiongkok mengumumkan tengah mengembangkan pesawat hipersonik yang memiliki kecepatan hingga 6 ribu kilometer per jam atau lebih dari lima kali kecepatan cahaya.

Bahkan, saat mengujinya di terowongan angin (wind tunnel), pesawat tersebut mampu terbang hingga kecepatan 8.600 kilometer per jam. Jauh lebih cepat dibanding pesawat supersonik yang pernah beroperasi secara komersil di dunia, Concorde yang hanya mampu terbang dengan kecepatan 2.179 kilometer per jam.

Dengan kecepatan yang dimilikinya, pesawat hipersonik ini mampu memangkas waktu perjalanan dari Beijing ke New York dari 13,5 jam menjadi 2 jam. “Pesawat ini mampu terbangd ari Beijing ke New York dalam dua jam dengan kecepatan hipersonik,” ungkap pemimpin proyek penelitian pesawat hipersonil  Cui Kai seperti dilansir The Independent.

Pesawat Hipersonik ini memiliki nama sementara I Plane. Dilansir China Physics, Mechanics and Astronomy, selama pengujian pesawat ini mampu membawa beban sebesar 25 persen beban pesawat Boeing 737, setara dengan lima ton atau sekira 50 penumpang.

Tak hanya sampai di situ, pengembangan pesawat hipersonik ini memiliki dua sisi tujuan yang berbeda dari segi realiasi. Jika untuk komersil, masih banyak faktor yang perlu diperhatikan agar pesawat jenis ini bisa digunakan untuk keperluan komersil, berkaca dari kegagalan Concorde yang akhir berhenti beroperasi pada tahun 2003 silam atau hanya 34 tahun sejak terbang perdana pada 1969 silam. “Perlu pengembangan setidaknya 15-20 tahun sebelum pesawat hipersonik realistis dari segi komersil, ujar Ellis Taylor dari Flight Global.

Di sisi lain, pesawat hipersonik lebih menarik dan dimungkinkan untuk mendukung kampanye militer Tiongkok, menjadi faktor penentu dan pembeda dalam peta kekuatan militer dunia. “Kita berbicara tentang sesuatu seperti pesawat pengembon supersonik,” ujar desainer pesawat militer Tiongkok yang tidak disebutkan namanya seperti ditulis South China Morning Post.