Pemkot Semarang Jalin Sister City Dengan Kota Jiaxing

Rabu, 11 April 2018 10:28:27
Editor : Fauzi Iyabu | Reporter : CHC Saputro
Walikota Semarang Hendrar Prihadi. (Istimewa)

Lewat kerjasama Sister City ini, Pemkot Semarang berharap bisa menggenjot nilai investasi serta wisatawan asal Tiongkok, utamanya asal Kota Jiaxing.

SEMARANG – Pemkot Semarang menjalin kerja sama dalam kerangka Sister City dengan Kota Jiaxing, Tiongkok. Kerjasama sama yang akan dilakukan kedua kota meliputi pariwisata, investasi bisnis dan perdagangan.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, Sister City adalah konsep penggandengan dua kota berbeda lokasi dan administrasi politik, namun memiliki tujuan menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antar penduduk.

"Kota kembar umumnya memiliki persamaan keadaan demografi dan masalah-masalah yang dihadapi. Konsep kota kembar bisa diumpamakan sebagai sahabat pena antara dua kota," jelasnya.

Hubungan kota kembar, lanjut Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi ini, sangat bermanfaat bagi program pertukaran pelajar dan kerjasama di bidang budaya dan perdagangan. Menurutnya, kerjasama program Sister City antara Kota Lunpia yang dipimpinnya dengan salah satu kota di Negeri Tirai Bambu ini, diyakini akan memberikan dampak psotifi bagi kedua belah pihak.

"Kami merencanakan untuk Sister City, kerjasama dengan Jiaxing terkait dengan pariwisata, investasi bisnis perdagangan kemudian untuk pariwisata. Jadi kami lagi melakukan penjajakan untuk kerjasama Sister City yang nantinya akan dilakukan penandatangan kerjasama pada bulan November yang akan datang," paparnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menambahkan, untuk melakukan proses komunikasi antara pemerintah Jiaxing dan Kota Semarang, sebagai upaya awal pelaksanaan program sister city tersebut, Pemerintah Kota Jiaxing mengadakan program beasiswa bagi mahasiswa Kota Semarang.

"Sistem kerjasamanya nanti rencana dari Pemerintah Kota Jiaxing akan ada banyak investor yang menanamkan modalnya ke Kota Semarang. Kemudian kita dari Pemkot Semarang melalui perguruan tinggi akan mengirim mahasiswa karena Pemerintah Jiaxing berkenan menyediakan beasiswa, terutama untuk bahasa dan budaya melalui Universitas Jiaxing. Dalam hal ini, Pemkot Semarang menunjuk dan menetapkan Universitas Negeri Semarang (UNNES)," tandasnya.

Ditambahkan olehnya, lewat program Sistem City ini, Pemkot Semarang mengharapkan nilai investasi serta wisatawan asal Tiongkok di Kota Semarang bisa meningkat pesat, seiring dengan banyaknya mahasiswa Indonesia mempelajari bahasa dan budaya Tiongkok.