Satelit Tiongkok Gaofen 5, ‘Mata-Mata’ Baru Luar Angkasa

Senin, 14 Mei 2018 18:10:12
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS.
Salah satu fasilitas peluncuran roket luar angkasa milik Tiongkok. (Istimewa)

Memiliki teknologi hyperspektral, Gaofen 5 menjadi satelit Tiongkok pertama yang mampu memonitoring partikel dalam udara.

TIONGKOK – Satelit Tiongkok Gaofen 5 resmi diluncurkan beberapa waktu lalu ke orbit bumi. Dengan teknologi pencitraan hyperspektral yang dimilikinya, satelit ini bisa menjadi ‘mata-mata’ baru di luar angkasa, terutama untuk memonitoring kualitas perairan terbuka, partikel udara, pencemaran udara, hingga emisi gas rumah kaca.

Diluncurkan pusat ruang angkasa Taiyuan di Provinsi Shanxi, Gaofen 5 merupakan satelit pertama buatan dalam negeri Tiongkok yang mampu memonitor usur polutan udara. Dilansir DW, satelti tersebut dibangun dan diproduksi oleh China Aerospace Science and Technology Corporation dengan lama operasional sekira 8 tahun.

Kemampuan satelit ini memonitor udara, didukung dengan enam unit instrumen hyperspektral teknologi tinggi dengan teknik berbeda, hingga kemampuan menangkap informasi spektral dari radisasi ultra violet hingga infra red.

“Sebelumny, satelit kami tidak dilengkap teknik pencitraan hyperspektral, sehingga tidak bisa membedakan tanaman air dengan ganggang. Namun kini kami bisa membedakannya,” puji Direktur Pusat Peneliti Lingkungan pada Kementerian Ekologi dan Lingkungan Tiongkok Wang Qiao.

Ia menambahkan, satelit Tiongkok Gaofen 5 juga sudah mampu untuk memonitor partikel berbahaya, efek gas rumah kaca hingga aerosol dalam udara.