Tiongkok Terapkan Sistem Pertanggungjawaban Danau

2018-01-09 13:14:40
Editor : Utami Sulistiowaty | Sumber : DBS
Ilustrasi - Pencemaran limbah di danau, Tiongkok. (Istimewa)

MENINGKATKAN pengelolaan dan pelestarian danau, Pemerintah Tiongkok akan terapkan Sistem Pertanggungjawaban Danau.

Pemerintah Tiongkok akan terapkan Sistem Pertanggungjawaban Danau. Langkah dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan dan pelestarian danau. Pasalnya, selama bertahun-tahun di sebagian daerah di Tiongkok kerap terjadi pengalihfungsian danau menjadi lahan, menduduki danau hingga membuang air limbah secara berlebihan.

Perbuatan oknum tak bertanggung jawab ini menyebabkan area danau menjadi kecil, ruang perairan menjadi sempit, kualitas air memburuk dan habitat hayati mengalami kerusakan.

Dalam keterangan pers yang diadakan oleh Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok pada Jumat (5/1/2018), Wakil Menteri Irigasi Tiongkok Zhou Xuewen seperti yang dilansir Indonesian.cri.cn mengatakan, penanggung jawab partai dan pemerintah dari empat tingkat, yakni provinsi, kota, kabupaten dan pedesaan bertanggungjawab sebagai ‘Kepala Danau.’

Kepala danau, lanjutnya, merupakan penanggung jawab pertama dalam pengelolaan dan pelestarian danau, maka perlu menangani baik pengelolaan dan pelestarian danau maupun perairan yang mengalir ke danau, menetapkan target pengelolaan dan pelestarian, menyusun konsep ‘Satu Danau Satu Kebijakan.’

Tak hanya itu, tambah Zhou, menegaskan pertanggungjawaban ‘Kepala Danau’ berbagai tingkat harus bisa menyelesaikan masalah-masalah penting dalam pengelolaan dan pelestarian danau, menyelesaikan masalah-masalah menonjol, seperti mengubah danau menjadi lahan, menduduki perairan hingga membuang air limbah secara berlebihan, membudidayakan ikan secara ilegal dan mengambil air secara ilegal.