Karena Manfaat Sinar Matahari Pagi Bukan Hanya Vitamin D

Kamis, 29 Maret 2018 17:04:41
Editor : Fauzi Iyabu | Sumber : DBS.
Ilustrasi. (Istimewa)

Selain Vitamin D, sinar matahari pagi memiliki beragam manfaat. Satu di antaranya adalah memproduksi hormon Seotonin yang bisa mengatur suasana hati.

JAKARTA – Sinar matahari pagi seringkali dianggap remeh, saat orang mulai tumbuh dewasa. Sebab, sinar matahari pagi dianggap lebih dibutuhkan balita untuk mendukung pertumbuhan fisiknya lewat Vitamin D yang dihasilkan sinar matahari pagi. Padahal, faktanya hampir semua manusia membutuhkan asupan Vitamin D dari sinar matahari pagi.

Jurnal kesehatan yang dikeluarkan oleh Harvard University melansir, diperkirakan ada 1 miliar orang yang mengalami kekurangan Vitamin D, yang pada kenyataannya bisa mencegah penyakit Kanker Payudara, Multiple Sclerosis hingga Skizofrenia.

Dalam penelitian lainnya yang dirilis oleh The Archive of Internal Medicine dijelaskan, orang yang kekurangan kadar Vitamin D memiliki risiko dua kali lebih besar mengalami kematian akibat penyakit jantung.

Kurangnya asupan Vitamin D dari sinar matahari pagi juga bisa meningkatkan kadar depresi pada perempuan dan laki-laki yang berusia antara 65-95 tahun, dimana mereka membutuhkan asupan Vitamin D 25 mcg per hari. Sementara, kebutuhan rata-rata Vitamin D untuk di luar usia tersebut adalah 15 mcg per hari, seperti dilansir Archives of General Psychiatry.

Manfaat lain sinar matahari pagi adalah memperbaiki kondisi kulit dan mempercepat proses regenerasi kulit. Adapula manfaat untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena sinar matahari pagi memaksimalkan proses pembentukan antibodi dalam tubuh. Sinar matahari pagi juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan melawan penyakit jantung lewat Vitamin D yang dihasilkan.

Sinar matahari pagi juga bisa memperlebar pembuluh darah di kulit, dimana hal ini akan diikuti dengan meningkatkan sirkulasi darah yang membuat nutrisi dan oksigen lebih maksimal diserap sel-sel dalam tubuh. Sehingga, tubuh pun menjadi lebih bugar. Terakhir, sinar matahari pagi juga mampu merangsang hormon Seotonin yang dapat mengatur suasana hati, jadi merasa rileks dan bahagia. Kendati mampu menghasilkan Vitamin dan memiliki beragam manfaat lainnya, jangan terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari pagi. Idealnya, sebelum jam 9 pagi.