Mengenal Teori Yin dan Yang dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok

2017-09-20 10:51:35
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Ilustrasi teori yin dan yang dalam pengobatan tradisional Tiongkok. (Istimewa)

SEJAK zaman dahulu, teori yin dan yang diterapkan dalam semua aspek kehidupan. Begitu juga dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Teori yin dan yang merupakan unsur keseimbangan dalam kehidupan. Hal ini juga berlaku dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Sebagai dasar menjelaskan hubungan antara struktur organis, fungsi fisiolohis dan perubahan patologis dalam tubuh.

Menurut buku Teori Dasar Kedokteran Tradisional Cina karya Dr. Med. Udayana Gendo, ahli pengobatan, semua fenomena di alam semesta juga terjadi di dalam tubuh manusia. Maka dari itu, tak heran bila teori yin dan yang berlaku dalam pengobatan untuk tubuh manusia.  

Dalam struktur organis, organ tubuh dibagi menjadi dua aspek yang berlawanan. Dalam tubuh manusia, bagian, seperti jantung, paru, limpa, hati, dan ginjal bersifat yin (dingin) atau negatif.

Adapun yang masuk ke dalam energi positif atau yang adalah empedu, lambung, usus kecil, besar, dan kandung kemih.

Energi negatif dan positif dalam fungsi pisiologis, masih menurut buku tersebut, menyebutkan fungsi yang tergantung asupan dari yin. Maka diperlukan keseimbangan dari keduanya sehingga bisa menjamin kesehatan dalam kehidupan tubuh manusia.

Sementara itu, dalam perubahan patologis, penyakit terjadi, karena ada gangguan keseimbangan antara yin dan yang. Jika terjadi kelebihan energi positif, maka menimbulkan sindrom panas, sedangkan kekurangan energi negatif menjadikan sindrom dingin.

Maka penyakit yang diderita bisa dianalisis melalui gejala yang dirasakan, termasuk gangguan pada organ tubuh. Analisis melalui teori yin dan yang, membantu bahan obat yang tepat untuk meredanya.

Sembari mengembalikan keseimbangan antara yin dan yang. Para ahli pengobatan tradisional Tiongkok, juga bisa menyesuaikan resep, agar tubuh cepat sembuh. Menghindari kelebihan energi positif atau negatif.