Ramuan Tradisional Tiongkok untuk Mencegah Tulang Keropos atau Osteoporosis

2017-08-29 16:25:36
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Rage merah, tumbuhan untuk ramuan tradisional Tiongkok. Peneliti menemukan ramuan ini bisa digunakan untuk mencegah tulang keropos atau osteoporosis. (Istimewa)

SEBUAH ramuan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Bisa digunakan untuk mencegah tulang keropos atau osteoporosis. Pengobatan ini tanpa efek samping.

Ramuan khas dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mencegah tulang keropos atau osteoporosis makin banyak digunakan. Selain mengobati, juga dianggap bisa mencegah tanpa adanya efek samping.

Periset dari UBC meneliti menggunakan senyawa dari Tiongkok. Digunakan untuk memblokir enzim yang disebut Cathepsin K (CatK). Ini memainkan peran utama dalam pemecahan kolagen pada tulang selama osteoporosis. Temuan ini dipublikasikan di Journal of Bone and Mineral Research, Selasa, 29 Agustus 2017.

“Perkembangan obat-obatan osteoporosis oleh perusahaan farmasi telah banyak berfokus pada pemblokiran CatK dalam beberapa tahun terakhir,” kata Dieter Bromme, Profesor di Fakultas Kedokteran Gigi dan Ketua Riset Kanada, seperti dikutip dari Medical Xpres.

“Semua uji klinis sampai saat ini telah gagal, karena efek samping. Mulai dari stroke, fibrosis kulit dan masalah kardiovaskular. Kami telah menemukan cara untuk memblokir CatK, hanya di jaringan tulang yang menurut kami akan mencegah efek negatif lainnya.”

Para peneliti menguji senyawa yang berasal dari sage merah pada sel tulang manusia dan tikus. Mereka menemukan bahwa hal itu mencegah keropos tulang dan meningkatkan densitas mineral tulang pada tikus yang diobati.

Riset ini didasarkan pada penelitian sebelumnya oleh Bromme dan timnya, yang melihat efektivitas dari ramuan tradisional orang Tiongkok. Biasanya bahan tersebut dikenal dengan nama danshen dalam bahasa Mandarin. Sudah sering digunakan untuk mengobati penyakit tulang secara tradisional.

“CatK adalah enzim multifungsi yang memiliki peran penting di bagian tubuh lain dan kami pikir benar-benar menghalanginya adalah penyebab efek samping yang tidak diharapkan pada obat lain,” kata Preety Panwar, rekan Bromme.

Pengobatan ini juga berpotensi digunakan untuk mengobati berbagai penyakit tulang, seperti radang sendi dan kanker tulang tertentu.