St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Gunakan Atasi Kanker Dengan Terapi Komperhensif

Jumat, 19 Januari 2018 16:18:00
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Farid Hidayat
St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou. (Istimewa)

TERAPI komperhensif yang dilakukan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou adalah menggabungkan metode pengobatan timur dan barat.

Kanker, penyakit paling mengancam bagi siapa saja di dunia ini. Namun, sebuah rumah sakit berani menerapkan pengobatan minim efek samping dan efektif mengatasi kanker. St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou gunakan terapi komperhensih untuk atasi kanker.

“Selama ini kami melakukan pengobatan bagi pengidap kanker dengan model terapi komperhensif. Terapi ini adalah metode gabungan pengobatan timur dan barat. Bertarget minimal invasif,” kata Wu Jin Guo, General Manager St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk wilayah Jakarta.

Wu Jin Guo mengatakan, pengobatan ini memiliki keunggulan seperti minim luka, efektif, pemulihan cepat, pengobatan akurat, dan minim efek samping. “Metode ini juga dapat mengobati kanker stadium awal dan lanjut, serta mendapatkan hasil yang baik,” ungkapnya.

Pengobatan ini terintegrasi esensi pengobatan tradisional Tiongkok. Pengobatan ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga keseimbangan tubuh dalam proses pengobatan kanker.  

Menurut Wu Jin Guo, rumah sakit kanker internasional ini hasil kerja sama antara Bo’ai Medical Group China dan Perennial Real Estate Singapura. Saat ini, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou telah berkembang menjadi basis pengobatan kanker internasional terbesar di China Selatan.

Selain itu, rumah sakit tersebut juga menjadi anggota Chinese Anti Cancer Association, dan anggota komite pengarah Union for International Cancer Control (UICC), serta rekan penyelenggara yang mewakili Tiongkok dalam 2010 World Cancer Congress.

Berpegang pada visi 'Berorientasi pada orang, dunia medis tanpa batas', St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, telah memiliki kantor perwakilan di sejumlah negara, antara lain: Arab Saudi, Malaysia, Vietnam, Indonesia, Filipina, Thailand, Bangladesh dan Kamboja.

“Hingga kini telah menyembuhkan lebih dari 20.000 pasien kanker stadium awal dan lanjut dari 30 negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah, menciptakan keajaiban dalam melawan kanker,” tutup Wu Jin Guo.