Bantu Lansia Lewat Klub Jantung Sehat Karang Sari

2017-10-11 13:10:31
Editor : Azis Faradi | Reporter : Nurrochmansyah
Anggota Klub Jantung Sehat Karang Sari. (Nurrochmansyah)

GUNA bantu lansia merawat fisik, maka dibentuklah Klub Jantung Sehat Karang Sari. Sehingga orang yang sudah tua tak perlu khawatir mendapatkan kesehatan.

Klub Jantung Sehat Karang Sari (KJSKS) Muara Karang berdiri sejak 20 tahun yang lalu. Komunitas ini bentukan dari Yayasan Jantung Indonesia. Awal pendirian, untuk bantu lansia di wilayah Muara Karang, Jakarta agar mendapatkan kehidupan sehat, terutama jantung.

Yuandi Tjandra, Ketua KJSKS, mengatakan, jumlah anggota yang tergabung sampai sekarang sekitar 50 orang, tetapi tidak semuanya aktif. Yang rutin mengikuti kegiatan sekitar 30 hingga 20 orang.

“Di sini kami melakukan senam untuk jantung. Tidak hanya itu yang dilakukan, ada beberapa jenis senam yang diajarakan. Semua gerakan senam dari Yayasan Jantung Indonesia, ada lima seri,” tuturnya.

Kadang, sambungnya, pelajaran yang diberikan tak hanya senam jantung sehat, untuk menghindari kebosanan anggota.

“Kalau kami lakukan senam yang itu-itu saja, lama-lama orang akan bosan. Kalau kami campur gerakan dan tentunya yang sehat untuk semua organ tubuh, anggota senang,” terangnya.

Kegiatan KJSKS di luar senam adalah melakukan cek tensi darah setiap bulannya, gunanya menjaga kesehatan. Selain itu, ada kegiatan perayaan ulang tahun anggota dan komunitas, serta kegiatan sosial.

“Kegiatan sosial, kami pernah membantu panti jompo, yatim piatu, korban banjir, dan kebakaran. Kami juga kumpul jalan bareng ke Puncak Bogor melakukan kegiatan senam. Kami juga pernah join senam bareng dengan klub lainnya,” jelasnya.

Bagi yang ingin ikut kegiatan senam tak ada biaya yang ditarik. Siapapun boleh ikut. Akan tetapi, jika ulang tahun dan setiap pekan ada makan pagi bersama. Maka anggota akan diminta untuk menyumbang dana.

 Selain itu, untuk kegiatan sosial anggota sukarela memberikan donasi. “Harapannya untuk warga yang tinggal di sini hidupnya sehat, karena olahraga itu. Anda mau olahraga? Itu adalah syarat untuk sehat, jika tidak, ya, kebalikannya.”