Fortiber Berdayakan Anggota untuk Kemajuan Bersama

2017-10-13 15:54:38
Editor : Azis Faradi | Reporter : Nurrochmansyah
Anggota Fortiber. Organisasi ini ingin berdayakan anggota menjadi pengurus, sehingga bisa berkontribusi untuk masyarakat dan bangsa. (Istimewa)

SEBAGAI organisasi Tionghoa, Fortiber mulai langkah berdayakan anggota untuk kemajuan bersama. Memiliki manfaat ke dalam dan ke luar.

Di sela kopdar ke-15, Forum Tionghoa Indonesia Bersatu (Fortiber), siap berdayakan anggota dengan membentuk kepengurusan periode 2017 sampai 2022. Agar organisasi berperan untuk kemajuan bersama.

Anda Hakim, Ketua Umum Fortiber, mengatakan, pihaknya meminta anggota supaya mau terlibat sebagai pengurus.

“Mudah mudahan pengurus yang sekarang ini menjadi kredibel. Disa dipertanggung jawabkan kepada daerah masing-masing,” ujarnya di Demang Resto, Sarinah, Jakarta Pusat pada Kamis, 10 Oktober 2017.

Anda Hakim menambahkan, bahwa setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban, harus mempunyai suatu pegangan nasionalisme.

“Yaitu harus menguasai ideologinya dari mulai Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia termasuk Bhineka Tunggal Ika. Jika sudah dikuasai dan mengetahui penegakan hukum dia akan menjadi seorang warga negara yang akan berusaha taat hukum,” jelasnya.

Setelah itu, maka akan bersedia menerapkan pengetahuannya melalui organisasi, termasuk Fortiber. Dia berharap acara yang kerap dilakukan untuk kesejahteraan seluruh anggota dan lapisan masyarakat.

“Kami bisa menularkan kepada mereka kesejahteraan tersebut yang berada di bawah garis kemiskinan. Jadi mengajarkan kepada para anggota supaya wawasan mereka itu bisa ditularkan kebaikannya pada kader-kader yang akan datang,” tuturnya.

Melalui kopdar, sambungnya, juga untuk menjalin tali persaudaraan sesama warga, terutama etnis Tionghoa. Sehingga bisa berkontribusi untuk kemajuan dan pembangunan bangsa.