Kecapi Batara Peduli Bangunan Tua Peninggalan Tionghoa dan Belanda

2017-12-28 13:04:25
Editor : Porwanto | Sumber : Farid Hidayat
Kecapi Batara memiliki 5 program unggulan, meliputi Research, Heritage Talks, Heritage Conservation, Fundrising for Heritage dan Policy Advocacy. (Istimewa)

Kecapi Batara menjadi salah satu komunitas yang peduli bangunan tua peninggalan Tionghoa dan kolonial Belanda.

Kelompok Pecinta dan Pemerhati Banguan Tua Nusantara atau biasa disebut Kecapi Batara. Komunitas ini sudah terbentuk pada Maret 2013. Komunitas ini berdiri sebagai bentuk kepedulian terhadap bangunan-bangunan tua Tionghoa maupun Kolonial Belanda.

Diyah Wara Restiyati, Ketua Kecapi Batara menjelaskan, komunitas ini memiliki visi pelestarian bangunan tua. Misinya mempromosikan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk ikut melestarikan bangunan tua dalam bentuk media populer.

“Komunitas ini fokus pada bangunan tua di Indonesia, khususnya yang ada di Jakarta terutama yang dimiliki, dihuni dan dibangun oleh orang Tionghoa. Tujuan komunitas ini Meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap pelestarian bangunan lama, meningkatkan pengetahuan masyarakat Tionghoa dan umum terhadap sejarah bangunan lama, serta mengembangkan kemampuan komunitas untuk pelestarian bangunan lama,” terangnya kepada Indochinatown.com.

Lanjut Diyah, melihat kembali sejarah bangunan Tionghoa itu hal yang perlu dilakukan. Salah satunya agar para generasi muda tidak kehilangan akar budaya dan sejarahnya. Ada sejumlah program dari Kecapi Batara, meliputi Research, Heritage Talks, Heritage Conservation, Fundrising for Heritage dan Policy Advocacy. Program-program ini berlangsung di berbagai kota di Indonesia.

“Kita tidak bisa bicara soal bangunan tua kalau tidak ada data dan dokumentasi. Kemudian, Heritage Talks yakni tidak dibicarakan soal pelestarian terus-menerus. Sementara, Heritage Conservation adalah mendorong konservasi bangunan lama baik revitalisasi atau restorasi,” bebernya.

Sedangkan Fundrising meliputi kegiatan-kegiatan untuk membiayai operasional Kecapi Batara. Policy Advocacy adalah advokasi para pembuat kebijakan untuk memonitoring pelaksanaan UU Cagar Budaya dan peraturan lain yang menyangkut bangunan tua. Saat ini komunitas Kecapi Batara sudah memiliki anggota 30 orang. Keanggotaan diisi oleh para profesional ilmu dalam bidang bangunan dan sejarah.