Komunitas Etty Best Belly untuk Akomodasi Hobi dan Kebugaran

2017-08-09 16:56:59
Editor : Azis Faradi | Sumber : Info Gading
Anggota dan pengurus Komunitas Etty Best Belly. (Istimewa)

HADIR untuk akomodasi hobi dan kebugaran. Itulah tujuan utama pendirian Komunitas Etty Best Belly. Siapapun bisa bergabung asal punya visi misi yang sama.

Belly Dance atau tari perut merupakan tarian yang didominasi gerakan perut dan pinggul. Tarian yang berasal dari Timur Tengah ini dilakukan dengan gerakan yang anggun. Terkadang sensual. Ini yang membuat Belly Dance banyak penggemarnya. Etty Nurjaty salah satunya.

Bagi Etty, Belly Dance memiliki banyak manfaat. Salah satunya, untuk kesehatan kewanitaan. Selain itu, juga dapat menjaga bentuk tubuh, mengencangkan otot, menguatkan paha, menurunkan berat badan ataupun menghilangkan stres.

“Memiliki tubuh yang sehat dan ideal adalah idaman setiap wanita. Rutin melakukan Belly Dance, minimal dua kali dalam sepekan dapat membantu menjaga kebugaran tubuh. Tidak lupa menjaga pola makan dengan makanan yang bergizi, banyak minum air putih, dan tidur yang cukup,” kata ketua Komunitas Etty Best Belly ini.

Kecintaan terhadap Belly Dance membawa Etty mendirikan Komunitas Etty Best Belly. Komunitas ini dideklarasikan pada Agustus 2014. Menurutnya, komunitas ini berawal dari member di Best Fitness. Persamaan hobi inilah yang membuat mereka kerap bertemu.

“Bagi yang ingin bergabung, ikuti saja kelas Belly di Best Fitness. Siapapun bisa bergabung dengan kami. Tidak dipungut biaya apapun jika ingin bergabung dengan komunitas kami. Kami kerap melakukan latihan satu kali dalam sepekan. Setiap Kamis,” jelasnya.

Komunitas yang beranggotakan lebih dari 20 orang ini berasal dari masyarakat Kelapa Gading, Pulogadung, Sunter dan Kebayoran. Menurut Etty, Komunitas Etty Best Belly mengutamakan sistem kekeluargaan.

“Antara satu dengan yang ada kedekatan. Jika ada masalah, saling membantu dan bersama-sama mencarikan solusi. Guna mempererat silaturahmi antar anggota, kami pun menggelar arisan setiap bulannya,” pungkas Etty.