Komunitas Linda Dance, Wadah Pencinta Dunia Tari

2017-11-09 10:01:24
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Oktaviani
Komunitas Linda Dance. (Fotografer1)

KOMUNITAS Linda Dance berdiri atas kecintaan Linda terhadap dunia tari.

Dalam dua dekade terakhir, dance semakin berkembang pesat di Indonesia. Mulai dari kalangan anak-anak, remaja, hingga dewasa. Dance sendiri  memiliki banyak genre, seperti breakdance, hiphop dance, shuffle dance, street dance, dan lainnya. Berbagai komunitas dance pun terbentuk. Salah satunya Komunitas Linda Dance.

Menurut Linda, Ketua Komunitas Linda Dance, ide awal mendirikan komunitas adalah kecintaannya terhadap dunia tari. Sejak remaja dia sudah gemar menari. Hingga pada 2010, Linda membentuk Komunitas Linda Dance.

“Ada beberapa jenis dance yang kami lakukan, seperti couple dan lion dance yang sedang populer saat ini,” katanya.

Komunitas yang beranggotakan lebih dari 200 orang ini rutin melakukan latihan. Materi pembelajaran dimulai dari teknik paling dasar. Kemudian, meningkat secara perlahan hingga ke teknik-teknik yang lebih rumit dengan berbagai macam gerakan dan koreografi.

Linda mengatakan, dance memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Di antaranya, melatih daya ingat agar tidak cepat pikun, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan rasa percaya diri.

“Dalam satu lagu saja terdapat beberapa gerakan yang berbeda. Hal ini membutuhkan konsentrasi penuh agar bisa mengingat semua gerakan tersebut. Kuncinya harus rutin berlatih, minimal seminggu dua kali,” ujar Linda.

Hal senada diungkapkan oleh Melinda, salah satu anggota Komunitas Linda Dance. Dia telah bergabung dengan Komunitas Linda Dance sejak 2010.

“Dance merupakan olahraga yang baik buat tubuh. Saya merasakan banyak manfaat sejak rutin mengikuti dance di komunitas ini. Selain itu, dengan berkumpul bersama anggota lainnya dapat mempererat silahtrurahmi,” tutup Melinda.