Komunitas Senam Diabetes untuk Masyarakat

2017-10-06 13:48:33
Editor : Azis Faradi | Reporter : Nurrochmansyah
Anggota dan pengurus Komunitas Senam Diabetes. (Nurrochmansyah)

TAK mau diam, maka dibentuklah Komunitas Senam Diabetes. Hadir untuk memberikan jalan bagi masyarakat, melakukan kontrol penyakit.

Komunitas atau Klub Senam Diabetes berdiri di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (RS PIK). Klub ini terbentuk atas ide dr. Roy Panusunan Sibarani, dokter yang menangani pasien diabetes di rumah sakit tersebut untuk membantu masyarakat.

Roy tak hanya mengobati, tapi berpikir bagimana membantu para pasien diabetes. Tujuannya, agar tetap sehat dan terkontrol diabetesnya. Sebuah klub senam menjadi salah satu solusinya. Maka terbentuklah komunitas tersebut.

Khoesnadi, Ketua Klub Senam Biabetes, mengatakan, awal terbentuk, anggota yang bergabung hanya dua orang. Lambat laun, komunitas ini semakin berkembang. Kini, mencapai 80 anggota. \

“Adanya senam diabetes untuk pasien yang memiliki riwayat penyakit diabetes. Agar bisa mengontrol diabetes. Kalori di dalam tubuh apat dibakar. Harus tetap aktif dan sehat,” jelasnya.

Senam yang dilakukan bervariasi. Intinya, kata dia, membuat orang sehat dan senang. Senamnya seperti senam aerobik. Tetapi dalam versi low impact. Selain pasien, senam ini juga bisa diikuti oleh masyarakat lain.

Mulai dari anak muda sampai lanjut usia. “Mengikuti senam ini agar dapat berkumpul bagi sesama penderita diabetes. Jangan merasa terkurung, masih banyak teman di luar yang sama-sama penderita diabetes. Jadi jangan berdiam diri, tetap berolahraga dan beraktivitas,” ujarnya.

Khoesnadi menjelaskan, Klub Senam Diabetes rutin mengadakan kegiatan setiap Senin dan Kamis. Mulainya pukul 09.00 WIB. Lamanya sampai 45 menit per sesi. Mulai dari pemanasan hingga pendinginan.

“Bagi yang ingin bergabung datang saja, siapapun boleh ikut, free tidak dipungut biaya. Baik penderita diabetes ataupun bukan,” katanya.

Selain senam, ada beberapa kegiatan lainnya, seperti berlatih angklung, menari, dan karaoke. Hal itu bisa melatih daya ingat. Pihaknya juga sering mengadakan talkshow. Temanya seputar kesehatan untuk para anggota. Biasanya dibawakan oleh para dokter.

“Harapan ke depan, agar senam ini tetap berjalan dan anggotanya terus bertambah, serta seluruh anggota tetap sehat, dan lebih terkontrol soal penyakit yang diderita,” pungkasnya.