Komunitas Taichi Layar Permai Wadah Pencinta Senam Tai Chi

2017-12-13 16:50:31
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Tim IndoChinaTown
Komunitas Taichi Layar Permai (Malik Maulana)

KOMUNITAS Taichi Layar Permai dibentuk sebagai wadah berkumpulnya masyarakat berusia lanjut untuk berolahraga, khususnya terkait senam tai chi.

Senam taichi saat ini banyak digandrungi oleh masyarakat, khususnya usia lanjut atau lansia. Banyak manfaat yang bisa diambil dari olahraga tersebut, khususnya dari segi kesehatan. Untuk itu, pada 5 Mei 2014 berdirilah Komunitas Taichi Layar Permai. Komunitas ini merupakan wadah berkumpulnya masyarakat berusia lanjut untuk berolahraga.

Ketua Komunitas Taichi Layar Permai Elli Lim mengatakan, awalnya komunitas tersebut hanya terdiri dari lima sampai enam anggota saja. Seiring berjalannya waktu, komunitas ini sudah memiliki sekira 50 anggota.

Komunitas Taichi Layar Permai dibentuk untuk memasyarakatkan olahraga, terutama dengan senam taichi. Senam taichi sendiri dapat menghasilkan banyak manfaat.

“Senam ini sangat bermanfaat untuk melatih kesabaran, hal-hal yang tidak positif menjadi hal yang positif. Tak hanya itu manfaat dari senam taichi juga dapat sebagai terapi dalam menyembuhkan penyakit parkinson,” ucapnya.

Elli mengatakan, anggota Komunitas Taichi Layar Permai rata-rata diisi oleh masyarakat yang memiliki usia lanjut. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki aktivitas lain selain berolahraga, bersosialisasi, dan berteman sesama anggota.

“Selain manfaatnya untuk olahraga atau kesehatan, juga saling menjalin pertemanam, teman ngobrol, teman sharing,” katanya.

Tak hanya itu, komunitas ini pun memiliki kegiatan lain di luar senam, yakni kuliner bersama. Terakhir kali, Komunitas Taichi Layar Permai ramai-ramai pergi ke Thailand, Bangkok pada 5 November 2017. Untuk mempererat silaturahmi, terkadang komunitas ini berkumpul dengan cara berkaraoke bersama.

Menurut Elli, komunitas yang kerap menggelar latihan setiap hari Senin-Sabtu di Taman Perumahan Layar Permai IV RT 12/RW 07, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara ini terbuka untuk umum.

Biasanya, para peserta senam akan dimintai uang Rp 100 ribu sehabis melakukan senam tai chi. Uang tersebut nantinya akan digunakan sebagai konsumsi di dalam komunitas ini. “Harapannya yang merasa di rumah jenuh yang sudah berusia bisa ikut gabung tidak hanya di rumah saja, diam-diam saja, kami sangat welcome,” pungkasnya.