Paguyuban Meizhou Indonesia, Penggerak Semangat Hakka di Nusantara

2017-10-12 15:47:07
Editor : Azis Faradi | Reporter : Tim IndoChinaTown
Anggota Paguyuban Meizhou Indonesia. (Istimewa)

SEBAGAI komunitas, Paguyuban Meizhou Indonesia menjadi mesin penggerak semangat budaya Hakka di Bumi Nusantara. Juga menjadi sarana kegiatan sosial.

Tepat pada 10 Oktober 2017, Paguyuban Meizhou Indonesia berusia 15 tahun. Kehadiran lebih dari satu dasawarsa itu telah menunjukkan diri sebagai organisasi penggerak semangat Hakka di Nusantara.

Ribuan orang menghadiri perayaan ulang tahun dari Paguyuban Meizhou Indonesia. Mereka yang hadir memiliki kesamaan visi dan misi.

Chen Zhiming, Ketua Paguyuban Meizhou Indonesia, mengungkapkan, dalam 15 tahun terakhir, komunitas berhasil mempertahankan semangat budaya Hakka. Saling memperhatikan dan membantu.

Banyak melakukan bakti sosial, klinik gratis, donor darah, kunjungan ke panti asuhan, panti jompo, bantuan bencana alam, dan lain-lain.

“Kami juga bekerja sama dengan Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah nasional. Juga mengadakan konferensi internasional. Kami juga menjalin hubungan dengan masyarakat Meizhou di seluruh dunia, melakukan pertukaran budaya, kerjasama ekonomi dan perdagangan yang bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” katanya seperti dikutip dari Hakka Indonesia, Kamis, 12 Oktober 2017.

Sejak berdiri hingga berusia 15 tahun, Paguyuban Meizhou Indonesia, telah dipimpin oleh berbagai tokoh. Semuanya berkontribusi memberikan yang terbaik bagi komunitas. Hal itu terbukti dengan semakin dikenalnya Paguyuban Meizhou Indonesia.

Pada perayaan ulang tahun itu, selain melakukan acara simbolis sebagai bentuk rasa syukur, juga memperingati Mooncake Festival. Ini juga sebagai salah satu upaya melestarikan budaya leluhur yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu.

“Ulang tahun yang ke-15 ini yang bertepatan dengan Mooncake Festival, jadi kami mendapat kebahagiaan ganda,” tutur Huang Guodong, ketua panitia.

Tak hanya itu, ulang tahun diisi dengan pemberian bantuan kepada Panti Jompo Opa Oma, Panti Asuhan Peka, Yayasan Maitri Shuka, dan Yayasan Puan Amal Hayati.

Dalam acara itu, semua yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Meizhou. Dipandu oleh Paduan Suara Meizhou.